Mualaf Center MUI Jateng
Pengurus Rumah Mualaf MUI Banyumas foto bersama dengan pengurus Mualaf Center MUI Jateng di depan Gedung Prof. Dr. KH. Dakah Mahfudz, Semarang, Sabtu (1/8/2026).(Dok. MUI Jateng)

Mualaf Center MUI Jateng Advokasi Usaha Mualaf Peroleh Dana Baznas

SEMARANG[BahteraJateng] – Mualaf Center Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng bersama Rumah Mualaf dibawah pembinaan pengurus MUI se-Jateng akan melakukan pendampingan para mualaf yang akan mengembangkan usahanya agar mendapatkan suntikan dana dari Badan Amil Zakat (Baznas).

Sekretaris Mualaf Center MUI Jateng, KH Multazam Ahmad, mengatakan di Jawa Tengah saat ini jumlah mualaf yang dibina rumah-rumah mualaf ditiap kabupaten/kota mencapai ribuan, rata-rata saat mereka setelah berpindah keyakinan ke agama Islam menemui berbagai kendala.


“Terbanyak kendala ekonomi dan usaha yang digeluti sejak masih memegang keyakinan lama, begitu berpindah keyakinan dengan memeluk Islam komunitasnya mengucilkan dan membatasi akses usahanya,” kata Multazam usai menerima kunjungan silaturahmi rombongan Rumah Mualaf MUI Kabupaten Banyumas di kantor MUI Jateng pada Sabtu (1/8).

Menurutnya, hal ini menjadikan para mualaf terganggu kelancaran usahanya, ini persoalan klasik yang selalu mengemuka. Melalui Baznas, MUI mendorong agar mereka bisa mendapatkan alokasi bantuan dana zakat , sehingga usahanya dapat bertahan bahkan berkembang.


Hal ini, lanjutnya merupakan bagian dari realisasi advokasi atau pendampingan yang diberikan Mualaf Center MUI Jateng bersama Rumah Mualaf MUI Kabupaten/Kota se-Jateng terhadap para mualaf binaannya.

Dia menambahkan, selain kendala itu, problem lain yang muncul adalah ketika mereka meninggal dunia, oleh anggota keluarganya yang masih nonmuslim perawatan jenazah dan prosesi pemakamannya tidak menggunakan cara Islam.

Karena itu,ujarnya, Rumah Mualaf akan mengintensifkan pembinaan dan membuka komunikasi dengan keluarga mualaf agar kalau warga mualaf meninggal jenazahnya dimakamkan dengan cara agama Islam.

Rombongan Rumah Mualaf MUI Banyumas yang bersilaturahmi ke MUI Jateng dipimpin pengurus MUI Banyumas, Prof Ibrahim dan diterima pengurus Mualaf Center MUI Jateng, diantarahya, KH. Syaifuddin, Anasom, KH. Multazam Ahmad, KH. Eman Sulaiman, Sarjuni, Iskandar Chang, Baidhowi, dan Zahrotun Nisa.

Agenda silaturahmi yang dikemas dalam program Rihlah Spiritual Rumah Mualaf MUI Kabupaten Banyumas ke Semarang itu selain berkunjung ke MUI Jateng juga berkunjung ke Masjid Agung Jateng dan Rumah Mualaf MUI Kota Semarang.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *