Wadah Pesilat Muda di Demak Unjuk Gigi
DEMAK [BahteraJateng]- Pemerintah Desa Batursari dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Demak menggelar kejuaraan silatuntuk melestarikan seni budaya tradisional.
Kepala Desa Batursari, Sutikno mengungkapkan, antusiasme masyarakat dalam mendukung perkembangan pencak silat di desa ini sangat tinggi.

“Pencak silat adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan, dan kejuaraan seperti ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk berunjuk gigi dalam prestasi,” kata dia, Minggu (5/1).
Selain itu, kata dia, kejuaraan ini memberikan wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kemampuan dalam seni bela diri. Kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi melainkan sebagai momen penting mempererat silahturahmi antar pesilat lokal.

Kejuaraan memperebutkan Piala Bergilir Kepala Desa Batursari ini diikuti oleh berbagai kategori. Juara Piala bergilir Piala PSHT Batursari Cup 2 dimenangkan oleh Ranting Sayung, Juara Umum 1 adalah Ranting Sayung, Juara Umum 2 diraih Ranting Karang Tengah, Juara Umum 3 disabet Ranting Mranggen dan Rayon Terbaik adalah Rayon SMKN 1 Sayung.
Hadir juga Abdul Hamid Ketua PSHT Demak, Bambang Prawoyo Penasehat PSHT Demak dan Ali Arifin Ketua Ranting PSHT Mranggen selaku Ketua Panitia Penyelenggara Kejuaraan ini.
Selain memperebutkan piala bergilir, para juara juga mendapatkan berbagai hadiah menarik dapat digunakan mendukung perkembangan olahraga pencak silat.  (hen)

