Ahmad Luthfi Prioritaskan Pendidikan Gratis untuk Keluarga Miskin EkstremĀ
Ā SEMARANG[BahteraJateng] ā Gubernur Jateng terpilih, Ahmad Luthfi, memastikan program-program yang dijanjikan saat kampanye tetap terlaksana meskipun ada efisiensi anggaran. Salah satu program prioritasnya adalah pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem.
Ahmad Luthfi, yang berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen, akan memberikan seragam, buku, dan akses internet gratis untuk siswa dari kelompok miskin ekstrem.

Menurutnya, pendidikan adalah kunci kemajuan Jawa Tengah ke depan dan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Jumlah anak putus sekolah di Jateng hampir mencapai 160 ribu. Oleh karena itu, pendidikan gratis akan menjadi prioritas bagi mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. Kami sudah menghitung kekuatan fiskal APBD dan program ini dapat dijalankan,” ujar Ahmad Luthfi usai menghadiri Tasyakuran Partai Gerindra ke-17 di DPD Gerindra Jateng, Selasa (11/2).

Selain pendidikan, Ahmad Luthfi juga menyoroti program pengentasan kemiskinan dan swasembada pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Program ini akan terintegrasi dengan kebijakan pemerintah pusat, termasuk inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski belum dilantik, ia telah membentuk Tim Transisi untuk memastikan koordinasi dengan kementerian terkait serta pemerintah kabupaten/kota.
Ahmad Luthfi juga mengaku telah bertemu Wakil Presiden guna membahas sinkronisasi program-programnya dengan agenda nasional.
Pada kesempatan yang sama, Sekjen Partai Gerindra sekaligus Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengingatkan bahwa kemenangan dalam Pilkada merupakan amanah rakyat. Ia menegaskan bahwa kekuasaan harus digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Muzani juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi daerah dan berharap kepala daerah terpilih dapat segera mencari solusi.
“Program gubernur, wali kota, dan bupati harus terkoneksi dengan pemerintah pusat agar berjalan efektif,” katanya.
Dengan komitmen tersebut, Ahmad Luthfi optimistis dapat membawa Jawa Tengah lebih maju, terutama dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

