Banjir Kendal
PMI Kendal menyalurkan bantuan bencana banjir Kendal.(Dok Humas PMI)

Banjir Kendal Meluas, PMI: 2.552 KK Terdampak

KENDAL[BahteraJateng] – Cuaca ekstrem berupa hujan deras sejak Rabu hingga Kamis (14–15/1/2026), mengakibatkan bencana banjir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, meluas ke lebih dari tujuh kecamatan.

Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal, Muh Nurfathoni, menyebut banjir terjadi di Kecamatan Ngampel, Pegandon, Brangsong, Kendal Kota, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Patebon, Rowosari, dan wilayah lainnya.


“Limpasan Sungai Penut merendam Desa Karangmulyo, Banyu Urip, Ngampel Kulon, dan Ngampel Wetan. Sungai Kendal meluap ke Desa Trompo, Sijeruk, Langenharjo, Ngilir, Karangsari, Pekauman, Pegulon, Kobondalem, dan Patukangan,” ujarnya pada Sabtu (17/1).

Sementara Sungai Waridin dan Sungai Aji juga menyebabkan genangan di sejumlah desa.


Banjir mengakibatkan terganggunya akses transportasi darat dan kereta api, merendam permukiman warga, serta mengganggu jaringan listrik dan telekomunikasi.

Aktivitas pasar, kegiatan belajar mengajar, peribadatan, dan pelayanan administrasi desa ikut terhambat.

Berdasarkan data Pusdatin PMI Kendal, sebanyak 2.552 kepala keluarga atau 8.358 jiwa terdampak, dengan 2.126 unit rumah terendam. Selain itu, 18 fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan, tujuh perkantoran, dan 48 tempat ibadah ikut terdampak.

PMI Kendal membuka dapur umum, melakukan asesmen, menyalurkan logistik, dan memberikan layanan kesehatan.

“Warga saat ini membutuhkan air bersih, makanan, air minum, serta perlengkapan kebersihan dan sanitasi, terutama bagi kelompok rentan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *