Kantor DPK Blora
Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora.(Dok. BahteraJateng/PI)

DPK Blora Berperan Tingkatkan Literasi Anak Tangkal HOAX

BLORA[BahteraJateng] – Kemajuan teknologi informasi merupakan suatu keniscayaan yang tidak bisa dihindari, dan perpustakaan daerah berperan untuk meningkatkan literasi anak agar tidak mudah terpengaruh kabar hoax.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora, M. Toha Mustofa di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Blora pada Jumat (23/1).


“Ibarat rumah dekat sungai, sungai itu wilayah yang memiliki tingkat bahaya tinggi. Tapi kita harus bisa berenang dan bisa melihat situasi kondisi arus airnya, agar tidak tenggelam disungai,” kata Toha pada BahteraJateng.

Toha menjelaskan bahwa Perpusda tidak bisa berjalan sendiri untuk mengajak anak meningkatkan literasi.


“Kami tidak bisa berjalan sendiri untuk meningkatkan literasi pada anak di era kemajuan teknologi saat ini, butuh kebersamaan instansi dan stakeholder lain yang konsen pada gerakan literasi,” ujar Toha.

Lebih lanjut, Toha menyampaikan bahwa Perpusda Blora rencana kedepan akan menggandeng para duta Kabupaten Blora.

“Rencana kedepan, kami akan menggandeng Duta Literasi, Duta Wisata, dan Duta Genre yang ada di Kabupaten Blora, terutama agar minat baca anak meningkat. Harapannya kelak anak tidak mudah terpengaruh kabar hoax,” tandas Toha.

Perpusda Kabupaten Blora sepanjang tahun 2025 mencatatkan jumlah kunjungan 42.190 onset (secara langsung) dan melalui daring 577.016 pengunjung.

Sedangkan koleksi buku Perpusda Kabupaten Blora 39.703 judul, eksemplar 52.151 dengan jumlah anggota yang tercatat sebanyak 17.961 anggota.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *