Perhutani Kebonharjo Dukung TMMD ke-130 di Desa Ngajaran Rembang
REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Kebonharjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130 Tahun 2026 yang akan digelar di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan TMMD yang berlangsung di Aula Dinpermades Kabupaten Rembang pada Kamis (30/7).

Rakor dihadiri perwakilan Kodim 0720/Rembang, Dinpermades Kabupaten Rembang, Camat Sale, Pemerintah Desa Ngajaran, Perhutani KPH Kebonharjo, serta instansi terkait. Pertemuan membahas pemetaan wilayah sasaran, percepatan program infrastruktur, hingga dukungan logistik selama pelaksanaan TMMD.
Administratur/KKPH Kebonharjo yang diwakili Kasubsi Pengembangan Bisnis, Didik Wunardi, mengatakan Perhutani siap memfasilitasi akses wilayah dan memperkuat koordinasi agar program berjalan lancar.

“Perhutani mendukung penuh TMMD. Kami siap memfasilitasi akses wilayah dan koordinasi. Harapannya pembangunan ini memperlancar mobilitas warga, mendongkrak ekonomi desa hutan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, menjelaskan TMMD Reguler Ke-130 akan berlangsung pada 6 Oktober hingga 4 November 2026. Program fisik yang menjadi prioritas meliputi betonisasi jalan dan pembangunan talud sepanjang 1,1 kilometer di Desa Ngajaran.
Menurutnya, sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Rembang, dan Perhutani menjadi faktor penting karena lokasi sasaran berbatasan langsung dengan kawasan hutan negara.
“TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam membuka akses wilayah terisolasi. Dukungan Perhutani sangat penting agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal,” katanya.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, TMMD Ke-130 diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperkuat perekonomian masyarakat desa, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan sekitar hutan.(day)

