Agus Andrianto
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, dalam kunjungan kerja di Blora, Sabtu (29/11).(Dok Humas Blora)

Bupati Arief Apresiasi Kunjungan Dua Menteri ke Blora

BLORA[BahteraJateng] – Bupati Blora Arief Rohman menyambut hangat kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam agenda kerja yang berfokus pada pembangunan daerah dan ketahanan pangan pada Sabtu (29/10).

Kedua menteri tiba sejak pagi dan langsung meninjau sejumlah proyek strategis, di antaranya calon kantor imigrasi, Bendungan Cabean, serta beberapa program bantuan pemerintah pusat.


  • Dalam sambutannya, Bupati Arief menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat, sehingga berbagai program pembangunan di Kabupaten Blora dapat berjalan optimal.

“Ketahanan pangan menjadi prioritas utama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Blora, yang merupakan penghasil padi peringkat lima dan jagung peringkat dua terbesar di Jawa Tengah, dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor pangan nasional.


Ia juga mengungkapkan ambisinya menjadikan Blora sebagai “kabupaten organik”.

Bupati Arief menambahkan bahwa harmonisasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi kunci keberhasilan pembangunan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara keseluruhan.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, dalam kesempatan itu menyatakan komitmennya mendukung penguatan ketahanan pangan dan energi.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Blora memiliki kapasitas besar untuk berkembang apabila sinergi tersebut dijalankan secara konsisten,” ujarnya..

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengungkapkan alasan emosional dalam kunjungannya.

Ia menyebut kehadirannya sebagai bentuk “pulang kampung”, mengingat pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT GMM Bulog yang berlokasi di Blora.

Rachmat juga menyoroti pentingnya pengelolaan bonus demografi di Blora, yang dinilai dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan apabila dikelola dengan baik.

Pertemuan ditutup dengan harapan terjalinnya kerja sama yang semakin solid untuk mewujudkan pembangunan Blora yang lebih maju dan mandiri.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *