Bupati Cup 2026, Layang-layang 3D Hiasi Langit Blora
BLORA[BahteraJateng] — Langit Kabupaten Blora dihiasi beragam layang-layang hias tiga dimensi (3D) dalam Lomba Layang-layang Hias 3D Bupati Cup 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Blora dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora itu berlangsung di Jalan Baru Penghubung Kelurahan Beran dengan Kelurahan Mlangsen pada Sabtu (22/8).

Lomba tersebut diikuti 29 peserta dari berbagai kecamatan. Ribuan masyarakat Blora dan sekitarnya turut menyaksikan beragam kreasi layang-layang 3D yang mengangkat tema kearifan lokal.
Sekretaris Dinrumkimhub Kabupaten Blora, Denny Adhiharta Setiawan, mengatakan lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-81 sekaligus wadah kreativitas masyarakat.

“Lomba layang-layang hias tiga dimensi ini diikuti 29 peserta. Per kecamatan minimal dua dan maksimal lima peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penilaian lomba tidak hanya mempertimbangkan keindahan desain layang-layang, tetapi juga kemampuan untuk terbang.
“Penilaiannya layang-layang hias 3D, keindahannya, dan bisa terbang. Kalau bagus dan tidak bisa terbang, itu bukan layang-layang namanya,” katanya.
Kreativitas peserta terlihat dari bentuk layang-layang yang mengangkat berbagai ikon dan kearifan lokal. Kelompok Cak Pank dari Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, misalnya, menerbangkan layang-layang 3D berbentuk lapak Pecel Mak’e.
Layang-layang tersebut berhasil mengudara selama sekitar 15 menit.
Dalam perlombaan itu, Juara I diraih Kecamatan Jati dengan layang-layang 3D berbentuk blandong jati. Juara II diraih Kecamatan Blora dengan kreasi penjual sego pecel, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Blora melalui layang-layang berbentuk loco tour.
Sementara itu, Juara Favorit diraih Kecamatan Banjarejo dengan layang-layang 3D berbentuk kereta kencana.
Pemkab Blora berharap lomba tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat dalam momentum kemerdekaan, tetapi juga mendorong kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

