Cagub Ahmad Luthfi Ternyata Pernah Mondok di Pesantren

SEMARANG[BahteraJateng] – Cagub Ahmad Luthfi, ternyata memiliki latar belakang sebagai santri. Sebelum meniti karier di kepolisian, Luthfi pernah mondok di Pondok Pesantren Al Islah, Kediri, Jawa Timur, selama empat tahun.

Hal ini diungkapkan oleh calon wakil gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang menjadi pasangannya dalam Pilgub Jateng.


“Tidak banyak yang tahu, Mas Luthfi sebelum jadi polisi pernah mondok saat SMA di Al Islah, pondok modern asuhan Kyai Toha. Beliau mondok di sana selama empat tahun,” kata Gus Yasin.

Ahmad Luthfi lahir di Surabaya dari keluarga NU. Kedua orang tuanya adalah Haji dan Hajah yang sejak muda telah memondokkan Luthfi ke pesantren.


“Mas Luthfi ini dari keluarga NU tulen. Bahkan saat kuliah di IAIN (sekarang UIN) Sunan Ampel Surabaya, beliau aktif di PMII, organisasi mahasiswa yang merupakan underbouw NU,” imbuh Gus Yasin.

Gus Yasin menekankan bahwa Ahmad Luthfi memiliki jiwa dan darah NU yang kental. “Kalau dibedah dadanya, darahnya NU. Beliau ini santri asli, hanya kebetulan jadi polisi,” ucap mantan Wagub Jateng periode 2018-2024 tersebut.

Setelah lulus dari IAIN, Ahmad Luthfi mendaftar menjadi polisi dan memulai kariernya hingga mencapai jabatan Kapolda Jawa Tengah selama lima tahun. Gus Yasin juga mengungkapkan bahwa ketika mereka berdiskusi soal pesantren, Luthfi langsung mendukung penuh program pengembangan pesantren jika terpilih sebagai gubernur.

Yang menarik, kata Gus Yasin, adik Luthfi, Brigjen Zainul Bahar, yang kini menjabat sebagai Komandan Korem 072/Pamungkas Jogjakarta, juga pernah mondok.

“Adiknya itu dulu sempat gagal empat kali daftar TNI. Setelah mondok, justru diterima. Jadi, keluarga Mas Luthfi memang santri sejati,” ujar Gus Yasin.

Dengan latar belakang pesantren dan pengalaman sebagai aparat, Ahmad Luthfi diyakini akan memberi perhatian lebih pada pengembangan pesantren dan pendidikan keagamaan di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *