Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran
Pemberian medali emas kepada para pemenang Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran, Sabtu (20/9).(BahteraJateng)
| |

Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran, Agustina Ajak Salurkan Energi Positif Lewat Olahraga

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Pertina Kota Semarang sukses menggelar Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran di Balaikota Semarang pada Sabtu (20/9).

Ajang eksibisi ini berawal dari ide Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, yang prihatin dengan maraknya aksi tawuran pelajar beberapa waktu lalu.


Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan energi positif sekaligus upaya menekan angka tawuran di kalangan remaja.

Wali Kota Semarang, Agustina, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.


“Eksibisi ini tidak hanya menunjukkan semangat olahraga, tetapi juga mencerminkan komitmen kita bersama untuk membangun generasi muda yang lebih baik. Olahraga adalah media efektif untuk menyalurkan energi positif para pelajar,” kata Fravarta, membacakan sambutan Wali Kota.

Agustina juga mengajak para pelajar agar menyalurkan jiwa petarung mereka ke jalur yang tepat.

“Jadikan ring tinju sebagai arena pembuktian diri, bukan jalanan atau tempat-tempat yang merugikan. Fokuslah berlatih dengan keras dan tunjukkan bahwa pelajar Kota Semarang adalah generasi berprestasi dan anti kekerasan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pertina Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo, menyebut kegiatan ini sebagai momentum bersejarah.

“Alhamdulillah, eksibisi terselenggara dengan baik dan lancar. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari penjaringan atlet-atlet muda berbakat di cabang olahraga bela diri, khususnya tinju,” jelasnya.

Rahmulyo berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda tahunan dengan dukungan Dispora Kota Semarang, Dinas Pendidikan, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Jika sukses, ke depan bisa diperluas ke tingkat kecamatan agar lebih banyak pelajar yang terfasilitasi,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraan perdana ini, tercatat ada 32 peserta dari SMA dan SMK se-Kota Semarang. Mereka sebelumnya menjalani training center (TC) selama satu bulan di dua sasana tinju, yakni Rambing Boxing Camp dan YTBK.

Salah satu peserta, Yehezkiel Putra Emas dari SMK PL Tarsisius, berhasil mencatat kemenangan TKO pada laga pertamanya.

“Senang dan lega banget bisa mengeluarkan emosi di ring dan menang. Selama persiapan, kami dilatih fisik, mental, ketahanan tubuh, dan teknik pukulan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi embrio lahirnya event-event olahraga lain yang dapat membangun mental disiplin, sportivitas, serta menjauhkan pelajar dari perilaku negatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *