Hindari Jenis Olahraga Baru Saat Berpuasa
JAKARTA [BahteraJateng]- Memasuki puasa Ramadan tubuh kembali adaptasi dengan pola makan dan istirahat selama satu bulan. Aktivitas keseharian juga disesuaikan termasuk olahraga.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Harbuwono mengutarakan, setiap orang memiliki kebiasaan dan kondisi fisik berbeda dalam berolahraga.

“Kapan waktu tepat untuk berolahraga dan olahraga yang bisa dilakukan saat puasa harus diperhatikan,” ujar Dante dilansir dari akun Instagram @dante.harbuwono.
Menurut dia, olahraga tetap bisa dilakukan selama menjalankan ibadah puasa. Hanya saja, olahraga harus terukur dan dapat dilakukan rutin sesuai kebiasaan.

Meski demikian, beberapa hal perlu diperhatikan saat olahraga supaya puasa lancar hingga waktu berbuka tiba.
“Jangan memulai olahraga yang tidak biasa dilakukan saat puasa, karena melakukan olahraga yang tidak biasa dilakukan akan menyebabkan muscle injury (cedera pada otot),” ungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesial Endokrin Metabolik& Diabetes tersebut.
Dia mencontohkan, olahraga dapat dilakukan saat puasa seperti jalan kaki, lari ringan, olahraga permainan seperti tenis meja.
Saat melakukan olahraga juga mempertimbangkan tujuan ingin diperoleh. “Melakukan teknis olahraga bisa dilakukan saat pagi hari. Namun, jenis olahraga ini tidak untuk menaikkan intensitas,” kata dia.
Sebaliknya, kata dia, jika ingin menaikkan intensitas bisa dilaksanakan sebelum berbuka puasa atau 1-2 jam sesudah buka puasa.

