PT KAI Daop 4 Semarang mengintensifkan pemantauan Dapsus
PT KAI Daop 4 Semarang mengintensifkan pemantauan di 13 Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) untuk mengantisipasi gangguan perjalanan kereta api menjelang musim penghujan.(Dok. Humas Daop 4)

KAI Daop 4 Semarang Pantau 13 Titik Rawan Jelang Musim Hujan

SEMARANG[BahteraJateng] — PT KAI Daop 4 Semarang mengintensifkan pemantauan di 13 Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) untuk mengantisipasi gangguan perjalanan kereta api menjelang musim penghujan. Langkah ini disertai normalisasi dan pemeliharaan prasarana guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan 13 titik tersebut terdiri atas tujuh lokasi rawan banjir atau genangan, dua titik rawan longsor atau pergerakan tanah, serta empat titik dengan potensi kerawanan lainnya.

“Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini dan memastikan penanganan sesuai kondisi serta kebutuhan teknis di lapangan,” ujar Luqman pada Sabtu (17/10).

Pemeriksaan mencakup kondisi rel, bantalan, balas, badan jalan rel, lereng, talud, saluran air, gorong-gorong, jembatan, serta bangunan pendukung lainnya.

KAI Daop 4 juga melakukan normalisasi drainase dan gorong-gorong dengan membersihkan lumpur, endapan tanah, sampah, serta material yang menghambat aliran air. Pemeliharaan badan jalan rel, penanganan lereng, dan pemeriksaan jembatan turut dilakukan sesuai kebutuhan teknis.

Selain itu, KAI meningkatkan frekuensi pemantauan, koordinasi antarpersonel, serta kesiapan petugas, material, dan peralatan untuk menghadapi kondisi darurat.

Luqman menegaskan, keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama.

“Kami juga mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang mengganggu prasarana perkeretaapian dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan jalur kereta api,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *