Kontes Domba Batur Piala Bupati Banjarnegara
Kontes dan Festival Domba Batur Piala Bupati Banjarnegara di Kompleks Candi Arjuna Dieng, Sabtu (29/8/2026).(Dok. Diskominfo Banjarnegara)

Kontes Domba Batur Banjarnegara Kembali Masuk Agenda DCF, Gairahkan Ekonomi Peternak

BANJARNEGARA[BahteraJateng] — Kontes dan Festival Domba Batur Piala Bupati Banjarnegara kembali digelar setelah vakum selama dua tahun. Tahun ini, kegiatan tersebut resmi masuk dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) ke-16 di Kompleks Candi Arjuna Dieng, Sabtu (29/8/2026).

Masuknya kontes domba dalam agenda DCF diharapkan mampu menggairahkan perekonomian peternak sekaligus memperkuat keterkaitan antara sektor peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Banjarnegara.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Adi, mengatakan gelaran tahun ini menjadi momentum khusus karena untuk pertama kalinya kontes Domba Batur masuk secara resmi dalam kalender DCF.

“Hari ini kita mengadakan kontes dan festival Domba Batur Piala Bupati Banjarnegara. Ini masuk agenda Dieng Culture Festival dan merupakan bagian dari ekonomi kreatif serta pariwisata,” ujar Firman.

Menurutnya, Domba Batur merupakan plasma nutfah khas Dataran Tinggi Dieng yang telah diakui Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Domba tersebut merupakan hasil persilangan puluhan tahun antara domba Merino asal Australia dan Selandia Baru dengan domba lokal. Keunggulan utamanya terlihat dari bobot tubuh yang lebih besar dibandingkan domba lokal.

Domba Batur jantan dapat mencapai bobot hingga 110 kilogram, sedangkan betinanya bisa lebih dari 70 kilogram. Saat ini, populasi Domba Batur di Banjarnegara mencapai sekitar 9.000 ekor dan sekitar 1.000 ekor lainnya tersebar di luar daerah.

Kontes tahun ini mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Cempe Betina, Cempe Jantan, Dewasa Betina, Dewasa Jantan, serta Kelas Ekstrem yang penilaiannya berdasarkan bobot terberat.

Peserta tidak hanya berasal dari Banjarnegara, tetapi juga sejumlah daerah tetangga seperti Wonosobo, Purbalingga, hingga Boyolali.

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, mengatakan Domba Batur merupakan ikon daerah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi hewan kesayangan atau kelangenan.

“Domba Batur tentunya menjadi salah satu ikon Banjarnegara. Mudah-mudahan ajang ini bisa menjadi pendorong geliat ekonomi bagi masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya,” kata Amalia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *