Ledakan Saat Hendak Buka Warung, Tiga Karyawan Warmindo di Sleman Terluka
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Ledakan terjadi di Warung Warmindo Sumber Rejeki 07, Jalan Monjali Gemawang, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman pada Senin (28/9) sekitar pukul 10.10 WIB. Peristiwa tersebut kemudian memicu kebakaran yang merambat ke warung makan Jepang di sebelahnya.
Tiga karyawan Warmindo mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut. Ketiganya kemudian mendapat penanganan medis di RS Sardjito.
Komandan Regu I Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sleman, Bayu Ibrahim Aji, mengatakan peristiwa bermula ketika karyawan bersiap membuka warung. Sebelumnya, tercium bau gas dari bagian dapur dan kondisi tersebut telah diperingatkan oleh warga sekitar.
“Karyawan sedang memasak, tetapi sebelumnya sudah ada bau kebocoran gas yang berada di dapur dan sudah diperingatkan oleh tetangga warung,” jelas Bayu.
Tak lama kemudian, ledakan terjadi di dalam Warmindo. Ledakan tersebut membuat sejumlah karyawan terpental hingga ke luar warung.
Api kemudian membesar dan menyambar bagian atap serta barang-barang di sekitar dapur. Kobaran api juga menjalar ke warung makan Jepang AQUORI yang berada di sebelah Warmindo.
Warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan seadanya. Namun, karena api semakin membesar, warga kemudian menghubungi Damkar Kabupaten Sleman.
Petugas Damkar mengerahkan lima tangki untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.20 WIB hingga 11.25 WIB.
Bayu menyebut kebakaran tersebut menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, tiga korban merupakan karyawan Warmindo. Mereka yakni DD (32), laki-laki asal Kuningan, Jawa Barat, yang mengalami luka bakar sekitar 9 persen.
Kemudian FQ (27), laki-laki asal Kuningan, Jawa Barat, mengalami luka bakar sekitar 41 persen. Korban lainnya, MIK (29), laki-laki asal Kuningan, Jawa Barat, mengalami luka bakar sekitar 37 persen.
“Untuk dugaan sementara ledakan berkaitan dengan kebocoran tabung gas, namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” jelas Argo.
Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Berdasarkan informasi awal, kebakaran bermula dari ledakan di area Warmindo.
Argo mengimbau masyarakat memeriksa kondisi tabung gas, regulator, selang, dan peralatan memasak sebelum digunakan.
“Apabila tercium bau gas, segera matikan sumber api, jangan menyalakan peralatan listrik, dan lakukan penanganan dengan aman serta segera menghubungi petugas apabila terjadi keadaan darurat,” pungkasnya.(day)

