Lewat Program Genting, Bank Jateng dan PKK Batang Cegah Stunting
BATANG[BahteraJateng] – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Batang Teras Pandawa pada Senin (28/7), menjadi momentum peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Program ini diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang.
Genting dirancang untuk menekan angka stunting melalui keterlibatan langsung masyarakat. Setiap desa ditargetkan memiliki minimal satu orang tua asuh yang selama enam bulan rutin memberi makanan bergizi kepada anak berisiko stunting. Program ini menyasar sekitar 3.000 anak.
Bank Jateng turut ambil bagian dengan memfasilitasi penyaluran bantuan secara non-tunai. Mekanisme ini memungkinkan dana yang terkumpul langsung diterima orang tua asuh, tanpa perantara, sehingga distribusi lebih transparan dan efektif.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Batang, Sapto Nugroho, menyebut keterlibatan pihaknya sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
“Program Genting sangat penting, dan kami bangga bisa berkontribusi mengatasi stunting. Dengan semangat gotong royong, kita bisa memberi masa depan lebih sehat bagi anak-anak Batang,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Faelasufa Faiz, yang juga Bunda Asuh Anak Stunting, menegaskan bahwa Genting bukan sekadar bantuan konsumtif.
“Ini wujud kepedulian kolektif yang disusun sistematis. Selain makanan bergizi, program dilengkapi monitoring ketat lewat dokumentasi konsumsi harian dan integrasi data di dashboard Posyandu,” jelasnya.
Orang tua asuh juga akan mendapat pembekalan tentang gizi, pola asuh sehat, hingga teknik menyuapi anak. Bila dalam dua bulan tidak ada peningkatan berat badan, tenaga medis Puskesmas dan PLKB siap turun langsung melakukan pendampingan.
Melalui pendekatan menyeluruh ini, Pemkab Batang optimistis angka stunting dapat ditekan signifikan.
“Kami ingin lahir generasi sehat dan cerdas, dan Genting menjadi langkah nyata untuk mencapainya,” imbuh Faelasufa.
Dengan kolaborasi pemerintah, PKK, masyarakat, serta dukungan dunia usaha seperti Bank Jateng, Kabupaten Batang diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia.(sun)

