Pameran Produk Inovasi Jateng 2025
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, membuka Pameran Produk Inovasi Jateng Tahun 2025 dengan tema Sesarengan Blora Berinovasi Bangkitkan Asa Untuk Membangun Jawa Tengah di Blora, Jumat (26/9).(BahteraJateng)
|

Pameran Produk Inovasi Jateng 2025 di Blora Resmi Dibuka

BLORA[BahteraJateng] – Pameran Produk Inovasi Jateng Tahun 2025 dengan tema Sesarengan Blora Berinovasi Bangkitkan Asa Untuk Membangun Jawa Tengah resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pada Jumat (26/9).

Acara yang dibuka dengan tari Ngujiwat dari Sanggar Putri Gandis dilanjutkan tari Guyub Samin dari sanggar tari merpati dihadiri oleh Deputi Badan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi, Bupati Blora, Arief Rohman, Bupati/Walikota Se-Jawa Tengah, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Jawa Tengah M. Arief Irwanto, Perwakilan Polda Jawa Tengah, Perwakilan Kodam IV/Diponegoro, Perwakilan Kajati, Perguruan Tinggi, serta Forkopimda Blora.


Pada sambutannya, Bupati Blora menyampaikan beberapa hal terkait hasil capaian Kabupaten Blora dihadapan para tamu undangan.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemprov bahwa tahun ini (mendapat) 75 miliar untuk Kabupaten Blora, diluar itu masih ada embung dan lainnya, bahwasanya pameran ini hasil inovasi Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, tema inovasi ini berkaitan dengan ketahanan pangan,” kata Arief.


“Sesuai arahan bapak Gubernur, Kabupaten/Kota tahun 2025 ini menyelesaikan infrastruktur, tahun 2026 kita fokus ketahanan pangan. Untuk Kabupaten Blora penyumbang terbesar hewan ternak di Jawa Tengah, untuk Jagung nomer dua di Jawa Tengah, dan Padi nomer enam di Jawa Tengah,” lanjut Arief.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Tengah, Arief Irwanto menyampaikan terkait pameran inovasi kali ini.

“Pameran inovasi ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah, salahsatu wujud penyebarluasan melalui pameran,” kata Arief Irwanto.

“Pameran yang bekerjasama dengan Kabupaten Blora ini dalam rangka mempromosikan, memamerkan hasil kreativitas inovasi masyarakat, inovasi OPD, inovasi perusahaan, tekhnologi tepat guna, karya ilmiah, dan sebagainya kepada masyarakat,” lanjut Arief Irwanto.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan tentang daya kreatif masyarakat di masing-masing daerah sebagai sebuah potensi.

“Kita mengetahui bersama bahwa, potensi daerah tidak hanya ditentukan kepada produk-produk unggulan, tidak ditentukan kepada hasil-hasil potensi wilayah, tetapi yang dikembangkan adalah bagaimana kita mempunyai kreativitas itu, kreativitas itu daya kreatif masing-masing masyarakat Kabupaten/kota, kreativitas masing-masing OPD,” kata Ahmad Luthfi.

Lebih lanjut Ahmad Luthfi menjelaskan maksud dari meningkatkan daya kreatif masyarakat.

“Suatu terobosan dalam menciptakan suatu ekonomi kreatif yang tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk dalam rangka menciptakan lapangan kerja baru,” pungkasnya.

Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah tahun 2025 diikuti oleh 77 peserta dari Kabupaten/Kota, Organisasi Vertikal, Perguruan Tinggi, dan Perusahaan Jawa Tengah hingga hari Minggu (28/9).(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *