Pasar Tani “Pasti Marem” HUT ke-285 Rembang
Dintanpan Kabupaten Rembang menggelar Pasar Tani Masyarakat Rembang (Pasti Marem) untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-285 sekaligus Hari Anak Nasional, Jumat (24/7).(Dok. Diskominfo Rembang)

Pasar Tani “Pasti Marem” Meriahkan HUT ke-285 Rembang, Dintanpan Bagikan 300 Voucher Tebus Murah

REMBANG[BahteraJateng] – Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang menggelar Pasar Tani Masyarakat Rembang (Pasti Marem) untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-285 sekaligus Hari Anak Nasional.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dintanpan pada Jumat (24/7), menghadirkan berbagai kebutuhan pangan dengan harga terjangkau serta sejumlah kegiatan edukatif bagi anak-anak.


Dalam kegiatan tersebut, Dintanpan membagikan 300 voucher tebus murah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok di stan pasar tani. Selain itu, digelar pula lomba baca puisi tingkat Sekolah Dasar (SD) bertema Hari Jadi Kabupaten Rembang sebagai upaya melibatkan generasi muda dalam peringatan hari jadi daerah.

Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengatakan Pasar Tani “Pasti Marem” tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan sektor pertanian kepada anak-anak sejak dini.


“Pasar tani hari ini kami gelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Rembang ke-285, sekaligus Hari Anak Nasional. Kami menghadirkan harga-harga yang relatif terjangkau, ada subsidi dan voucher untuk masyarakat. Bersamaan dengan itu, juga ada lomba puisi antar-SD bertema Hari Jadi Rembang,” ujar Agus.

Menurutnya, penggabungan pasar tani dengan kegiatan Hari Anak Nasional diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia pertanian. Dengan mengenal aktivitas Dintanpan dan pasar tani, anak-anak diharapkan memiliki ketertarikan untuk berkiprah di sektor pertanian pada masa mendatang.

“Tujuan kami agar anak-anak mengenal Dinas Pertanian, mengenal kegiatan pasar tani, sehingga ke depan mungkin akan lahir penerus-penerus kami yang tertarik di bidang pertanian,” katanya.

Selain menggelar pasar tani, Dintanpan juga memastikan kondisi harga pangan di Kabupaten Rembang masih relatif stabil. Agus menyebut belum ada kenaikan signifikan pada bahan kebutuhan pokok. Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah telur ayam, yang sebelumnya sempat mengalami penurunan harga dan kini mulai naik ke tingkat yang dinilai masih wajar.

“Kalau bahan pokok secara umum tidak ada kenaikan yang terlalu signifikan. Telur yang kemarin sempat turun sekarang mulai stabil naik di angka yang wajar,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *