Pasca Pilpres, Gus Imin Pertama Kali Tampil Dalam Seminar Di Unwahas
SEMARANG[BahteraJateng] – Paska pesta demokrasi pemilihan presiden 2024, Muhaimin Iskandar (mantan calon wapres) untuk pertama kali tampil di ruang publik, terutama agenda-agenda di perguruan tinggi.
Kali ini Gus Imin yang juga Wakil Ketua DPR RI tampil dalam seminar dan bedah buku karyanya di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.

Tampil dengan mrengenakan kemeja berwarna putih di ruang theatre Fakultas Kedokteran kampus II Unwahas di Gunungpati Kota Semarang,Kamis (6/6) ketua umum DPP PKB mengatakan buku yang ditulisnya ini merupakan buah perenungan dan pengalamannya sejak menjadi aktifis hingga masuk ke parlemen dan menjadi menteri.
“Selain itu juga buah dari hasil dialog dengan masyarakat yang kami lakukan sepanjang perjalanan ketika menggeluti aktifitas mahasiswa hingga menjadj politisi dan menteri yang tiada putus sejak Pemilu di era reformasi,” ujar Gus Imin.

Buku yang dibedah dihadapan para akademisi dan mahasiswa Fakuktas Agama Islam (FAI) Unwahas itu berjudul Mandatory Kesejahteraan “Konstitusi dan Mandat Negara”. Kontennya mengupas peta usaha untuk mempertegas keberhasilan pembangunan tidak membutuhkan banyak waktu dan melenceng dari cita-cita mandat konstitusi.
“Hari ini kita ingin melakukan evaluasi terhadap peran agama yang tidak kalah penting dalam proses kemajuan bangsa. Karena agama islam merupakan agama mayoritas di Indonesia, sehingga nilai spiritual dan keimanan bisa menjadi penopang kemajuan bangsa,” tutur Gus Imin usai seminar dan bedah buku kepada pers.
Menurutnya, kesejahteraan bangsa Indonesia masih jauh dari yang diharapkan. Karena Negara Indonesia kaya akan sumber daya alam, jika dikelola dengan baik akan memberikan kesejahteraan kepada rakyat.
Tiga syarat saja, lanjutnya, yakni pertama kepemimpinan yang konsisten terhadap konstitusi. Kedua, keadilan yang diterapkan hukum keadilan sosial dan yang ketiga keterlibatan pemimpin.
Seminar dan Bedah buku yang dibuka Rektor Unwahas Prof Dr KH Mudzakir Ali MA, juga dihadiri jajaran Rektorat, Dekan FAI Dr KH Iman Fadhilah MSI, jajaran dekanat di lingkungan PTNU di Semarang ini.
Sementara Gus Muhaimin hadir didampingi sejumlah tokoh, di antaranya mantan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Cagub Jateng, Ketua DPW PKB Jateng sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Yusuf Chudlory (Gus Yusuf) serta jajaran pengurus DPW PKB Jateng.

