Peluncuran Ambulans Umat Swadaya Jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas Kalipancur, Iswar Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga
SEMARANG[BahteraJateng] — Ambulans Umat milik Masjid Jami Al-Ikhlas, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, hadir dari kepedulian dan swadaya para jemaah melalui infak serta sedekah. Armada tersebut kini dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan layanan kesehatan warga di lingkungan sekitar.
Pengoperasian Ambulans Umat tersebut diresmikan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, di wilayah RW 04 Kalipancur pada Senin (24/8) malam.
Peresmian dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan dihadiri Habib Hamid Sholeh Ba’agil, tokoh agama, serta warga Kalipancur dan Bambankerep.
Iswar mengapresiasi kepedulian jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas yang secara bersama-sama menghadirkan fasilitas tersebut untuk kepentingan masyarakat.
“Ambulans ini murni lahir dari kepedulian jemaah Masjid Jami Al-Ikhlas. Warga kurang mampu gratis, yang mampu berinfak. Inilah bentuk gotong royong dan kemandirian warga yang sangat baik,” ujar Iswar.
Menurutnya, keberadaan ambulans yang lahir dari swadaya masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan sosial dan kesehatan warga dapat diperkuat melalui kolaborasi serta kepedulian lingkungan.
Ambulans tersebut digunakan untuk mempermudah akses warga yang membutuhkan pertolongan, terutama ketika harus mendapatkan layanan rujukan atau menuju fasilitas kesehatan.
Dalam pengelolaannya, Ambulans Umat menerapkan sistem subsidi silang. Warga kurang mampu dapat menggunakan layanan secara gratis, sedangkan warga yang mampu dipersilakan memberikan infak secara sukarela untuk membantu menopang operasional armada.
Iswar berharap semangat gotong royong tersebut dapat terus dipertahankan. Ia juga meminta Ambulans Umat dikelola secara profesional dan dirawat dengan baik agar dapat memberikan layanan secara berkelanjutan.
“Kami berharap ambulans ini dikelola secara profesional, terawat dengan baik, dan terus menjadi penyedia layanan pertolongan medis yang cepat bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Peresmian Ambulans Umat ditandai dengan pembunyian sirine ambulans. Acara kemudian dilanjutkan dengan salawat bersama yang dipimpin Habib Hamid Sholeh Ba’agil dan Grup Sholawat Ussyaqun Thoha.


