Kepala Desa Kedungoleng, Tasir, beserta perangkat desa, Ketua BPD, Ketua BUMDes, pendamping desa, dan Forkopincam Paguyangan untuk berdialog dengan warga mengenai pengelolaan Dana Desa, Rabu (9/1).
|

Pemdes Kedungoleng Diduga Korupsi Dana Desa, Warga Demo: Tuntut Transparansi

BREBES[BahteraJateng] – Pemdes Kedungoleng diduga korupsi dana desa, ratusan warga Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menggelar demonstrasi damai di kantor desa, Rabu (8/1/2025). 

Aksi ini diorganisir oleh Forum Masyarakat Desa Kedungoleng sebagai protes terhadap dugaan penyimpangan dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan Dana Desa, termasuk laporan pembangunan fiktif.


Massa yang berasal dari berbagai pedukuhan membawa kendaraan roda dua dan empat, lengkap dengan pengeras suara dan pamflet bertuliskan kritik tajam, seperti “Pemdes Kedungoleng Diduga Korupsi Anggaran Gedung Serbaguna di Dukuh Cigobang” dan “Pemdese Ora Lumrah, Masyarakate Gerah.”

Koordinator aksi, Karyoto, melalui pengeras suara menegaskan agar massa tetap tertib, tidak terprovokasi, dan menjaga situasi tetap kondusif.


“Jika ada yang memprovokasi atau melanggar aturan, kami akan serahkan kepada aparat hukum,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa aksi ini dilindungi UUD 1945 Pasal 28E Ayat 3 dan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menjamin partisipasi masyarakat.

Setelah orasi, perwakilan aksi bertemu Kepala Desa Kedungoleng, Tasir, beserta perangkat desa, Ketua BPD, Ketua BUMDes, pendamping desa, dan Forkopincam Paguyangan untuk berdialog.

Karyoto memaparkan temuan dugaan penyimpangan terkait pembangunan fisik seperti Gedung Serbaguna Cigobang, jembatan Cikuya, bronjong Bendungan Glutuk, lapangan sepak bola, dan MCK kantor desa.

“Kami juga menyoroti ketidakterbukaan dana non-fisik, seperti program pemberdayaan pemuda, dukungan anak putus sekolah, dan PMT stunting,” katanya.

Kepala Desa Tasir menanggapi bahwa Pemdes siap diaudit dan akan lebih transparan. “Kami akan terbuka kepada siapa saja yang memerlukan informasi terkait pengelolaan Dana Desa,” ujarnya.

Dialog sempat memanas karena beberapa peserta aksi kurang puas dengan penjelasan yang diberikan. Namun, suasana tetap kondusif berkat arahan tegas Karyoto agar aksi tetap damai.

Kapolsek Paguyangan Polres Brebes, AKP Tasudin, mengapresiasi ketertiban peserta aksi. “Kami berterima kasih atas kelancaran kegiatan ini yang berlangsung aman dan tertib,” ungkapnya.

Aksi damai ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan TNI untuk mencegah potensi gangguan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *