Penemuan mayat di Kali Tuntang Rawa Pening
Seorang nelayan ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Tuntang Rawa Pening, Rabu (29/1).(Dok. Humas Polres)

Penemuan Nelayan Meninggal di Kali Tuntang Rawa Pening

UNGARAN[BahteraJateng] – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Tuntang Rawa Pening, tepatnya di Dusun Ba’an, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang pada Rabu (28/1) pagi. Korban diketahui bernama Rumadi (66), warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Seorang warga bernama Ifan (40) melihat perahu milik korban hanyut tanpa awak di aliran sungai. Merasa curiga,


Ifan kemudian memberitahukan nelayan lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bawen untuk dilakukan pencarian.

“Saat hendak mencari ikan, saya melihat perahu milik korban hanyut terbawa arus, namun korban tidak ada di dalamnya. Saya lalu memberitahukan nelayan lain dan melapor ke Polsek Bawen,” ujar Ifan.


Tim gabungan bersama warga melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan perahu. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban akhirnya ditemukan di sekitar area jaring ikan yang biasa dipasangnya.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Dusun Sumurup, Desa Asinan, Kecamatan Bawen.

Kapolsek Bawen AKP Wiwid Wijayanti menjelaskan bahwa korban memang memiliki rutinitas mencari ikan seorang diri sejak dini hari. Berdasarkan keterangan saksi, korban biasanya berangkat sekitar pukul 04.30 WIB.

“Diduga korban terpeleset atau terjatuh dari perahu saat mengambil jaring ikan. Korban ditemukan dalam radius sekitar 500 meter dari lokasi perahu hanyut,” jelasnya.

Pemeriksaan awal oleh petugas medis Puskesmas Bawen tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *