Perhutani Blora Perbaikan 7 Unit MCK untuk Tingkatkan Sanitasi Masyarakat Rentan
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Blora menyalurkan bantuan perbaikan tujuh unit mandi, cuci, dan kakus (MCK) bagi masyarakat rentan di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen pada Jumat (31/7).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) untuk meningkatkan akses sanitasi layak dan kesehatan masyarakat.

Penyerahan bantuan dihadiri Wakil Administratur/KSKPH Blora Teguh Yuli Anggoro, Kasi Madya Keuangan SDM Umum dan IT, KSS Keuangan, serta Kepala Desa Karangtengah Didik Hariyanto.
Administratur/KKPH Blora melalui Wakil Administratur/KSKPH Blora, Teguh Yuli Anggoro, mengatakan program perbaikan MCK merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui penyediaan fasilitas sanitasi yang sehat, aman, dan layak.

Menurutnya, keberadaan MCK yang memenuhi standar kesehatan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Perhutani berharap bantuan perbaikan tujuh unit MCK ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para penerima. Semoga fasilitas sanitasi yang lebih layak dapat meningkatkan kesehatan, kenyamanan, serta kualitas hidup masyarakat. Program TJSL merupakan komitmen Perhutani untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pembangunan sosial di wilayah sekitar hutan,” ujarnya.
Kepala Desa Karangtengah, Didik Hariyanto, mengapresiasi kepedulian Perhutani KPH Blora terhadap warganya. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat rentan yang selama ini membutuhkan fasilitas sanitasi yang lebih memadai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Blora atas bantuan yang telah diberikan. Perbaikan MCK ini sangat membantu warga kami dalam memperoleh akses sanitasi yang lebih layak. Semoga sinergi yang baik antara Perhutani dan Pemerintah Desa Karangtengah dapat terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Melalui program TJSL tersebut, Perhutani KPH Blora berharap akses sanitasi yang lebih baik dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas lingkungan di desa-desa sekitar wilayah kerjanya.(day)

