Permintaan Kerang Hijau Capai 4 Ton, Pemkab Rembang Dorong Budidayanya
REMBANG[BahteraJateng] — Permintaan kerang hijau di Kabupaten Rembang melonjak hingga sekitar 4 ton pada momentum tertentu seperti Tahun Baru dan Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat pesisir untuk mengembangkan budidaya kerang hijau.
Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Rembang, Pramujo mengatakan, potensi pasar kerang hijau masih terbuka lebar. Tingginya permintaan belum sepenuhnya diimbangi dengan jumlah pembudidaya yang ada.
“Untuk peminat atau konsumsi masyarakat sebenarnya cukup tinggi, tetapi untuk pembudidayanya sendiri masih minim. Sementara potensi pasarnya masih besar,” kata Pramujo saat ditemui di Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori, Rembang pada Jumat (28/8).
Menurutnya, budidaya kerang hijau memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Namun, pembudidaya membutuhkan kesabaran karena komoditas tersebut membutuhkan waktu untuk tumbuh hingga siap dipanen dan dipasarkan.
Untuk mendorong pengembangan usaha, DKP Rembang terus melakukan pembinaan kepada masyarakat yang menekuni budidaya kerang hijau. Pembinaan diarahkan agar usaha tersebut dapat berkembang dan berlangsung secara berkelanjutan.
Salah satu pembudidaya kerang hijau di Desa Purworejo, Kuslan mengatakan, kebutuhan pasar dalam kondisi normal berada di kisaran 7 hingga 8 kuintal per hari.
Namun, permintaan meningkat signifikan pada momen tertentu. Saat Tahun Baru dan Idulfitri, kebutuhan pasar dapat mencapai sekitar 4 ton.
“Kerang hijau saat ini berada di kisaran Rp7.000 sampai Rp7.500 per kilogram,” ujar Kuslan.
Dengan harga dan kapasitas produksi tersebut, usaha budidaya kerang hijau dapat memberikan omzet sekitar Rp10 juta per bulan bagi pembudidaya.
Pasarnya juga tidak hanya berasal dari wilayah Rembang. Hasil budidaya kerang hijau Desa Purworejo telah dipasarkan ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, antara lain Pati, Jepara, Kudus, hingga Semarang.
Kuslan menilai kondisi tersebut menunjukkan peluang pasar kerang hijau masih cukup besar. Pengembangan budidaya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sehingga mampu memenuhi permintaan yang terus tumbuh.
Pemkab Rembang berharap budidaya kerang hijau semakin berkembang dan menjadi salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya yang dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat pesisir.


