Posko Mudik Lebaran GP Ansor
Pembukaan Posko Mudik Lebaran GP Ansor di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.(Dok. GP Ansor)
|

Posko Mudik Lebaran GP Ansor Wujud Pelayanan Umat

SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang, Arief Rahman, menyebut pendirian Posko Mudik Lebaran GP Ansor merupakan wujud nilai Ansor sebagai pelayan umat.

Menurutnya, posko tersebut tidak sekadar menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang pelayanan kemanusiaan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kota Semarang.


“Posko ini bukan hanya tempat istirahat, tapi ruang pelayanan kemanusiaan. Kami ingin setiap pemudik merasa aman dan diperhatikan selama perjalanan,” ujar Arief pada Rabu (18/3).

Ia menegaskan, kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang bertugas diminta memberikan pelayanan dengan pendekatan humanis, bahkan melayani pemudik layaknya keluarga sendiri.

Arief menilai, fasilitas yang tersedia tidak akan berarti tanpa pelayanan yang tulus dan berkesan. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar para kader tidak bersikap kaku, melainkan mengedepankan empati dalam setiap pelayanan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelayanan kepada pemudik merupakan bagian dari pengamalan nilai keagamaan, yakni menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar program rutin tahunan, tetapi panggilan moral untuk hadir membantu masyarakat.

Posko mudik Ansor menyediakan berbagai layanan, seperti tempat istirahat, pijat (massage), pengisian angin ban, serta pengecekan kondisi kendaraan. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu pemudik tetap bugar dan aman selama perjalanan.

Sebagai salah satu simpul penting arus mudik di jalur pantura, Kota Semarang setiap tahun dilintasi ribuan kendaraan dari berbagai daerah. Program posko mudik ini menjadi bagian dari inisiatif GP Ansor Jawa Tengah yang mendirikan ratusan posko di seluruh kabupaten/kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *