Sido Muncul Siapkan Strategi Untuk Capai Kinerja Positif Semester II 2024
SEMARANG[BahteraJateng] – Manajemen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyebutkan telah menyerap anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp12 miliar.
Sido Muncul telah mengeluarkan anggaran belanja modalnya berkisar Rp150 hingga Rp200 miliar untuk 2024 ini.

“Sampai dengan Maret 2024, dana capex yang sudah digunakan adalah sebesar Rp12 milyar dari budget sekitar Rp150-200 milyar hingga akhir tahun,” ujar Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat, Rabu (10/7).
Memasuki semester kedua ini perseroan berencana untuk fokus kepada pemeliharaan dan penambahan alat produksi minor di pabrik Sido Muncul.

“Rencananya, dana capex pada semester II akan berfokus pada maintenance pabrik dan penambahan kapasitas lini bisnis farmasi,” tutur David.
Sementara penjualan bersih Sido Muncul sebesar Rp1,05 triliun pada kuartal pertama 2024. Jumlah ini naik 16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kenaikan marjin Sido Muncul pada kuartal pertama 2024 didorong oleh kenaikan volume penjualan di semua segmen usaha dan adanya trend penurunan beberapa harga bahan baku seperti taurine, citric acid dan creamer, khususnya untuk segmen F&B,” ujarnya.
Untuk mencatatkan kinerja yang positif pada semester kedua ini perusahaan fokus untuk memperkuat jaringan distribusi baik di pasar domestik maupun ekspor dengan memastikan ketersediaan produk-produk dan meningkatkan penetrasi produk-produk baru.
“Kami juga konsisten meluncurkan minimal 2-3 produk baru per tahun yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada kinerja Perusahaan,” tutur David.
Sido Muncul juga terus mengembangkan pemanfaatan sosial media untuk meningkatkan brand awareness dan product knowledge, secara khusus untuk mendorong penjualan melalui e-commerce.
“Untuk pasar ekspor, kami akan terus merambah negara-negara baru dan memperkenalkan produk-produk baru Sidi Muncul di pasar ekspor untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis,” ujar David.

