TPK Semarang
TPK Semarang siap menghadapi potensi lonjakan arus barang menjelang perayaan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.(Dok Humas TPK Semarang)

TPK Semarang Siap Hadapi Lonjakan Arus Barang Jelang Nataru 2025/2026

SEMARANG[BahteraJateng] – Terminal Petikemas (TPK) Semarang menegaskan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi lonjakan arus barang menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan guna memastikan kelancaran arus peti kemas dan menjaga stabilitas pasokan logistik nasional selama periode puncak akhir tahun.

Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna, mengatakan arus peti kemas diproyeksikan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata bulanan. Untuk itu, seluruh sumber daya, mulai dari personel, peralatan hingga sistem operasional telah disiagakan agar layanan bongkar muat tetap optimal selama masa Natal dan Tahun Baru.

TPK Semarang menerapkan pengaturan manning dan deployment guna memastikan ketersediaan personel tanpa jeda, termasuk penyesuaian jadwal kerja dan cuti.

Tim teknisi dan teknologi informasi juga disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi gangguan teknis pada peralatan maupun sistem layanan digital terminal.

Selain itu, seluruh peralatan bongkar muat dan fasilitas pendukung telah menjalani perawatan dan inspeksi rutin intensif untuk meminimalisir risiko downtime.

Sistem layanan digital terminal dipastikan berjalan stabil guna mendukung proses pengajuan, pembayaran, dan pemantauan kegiatan operasional secara efisien.

Mengantisipasi potensi penumpukan peti kemas akibat libur industri dan pembatasan operasional angkutan barang, TPK Semarang menyiapkan area buffer tambahan baik di dalam maupun luar terminal. Upaya ini dilakukan untuk menjaga Yard Occupancy Ratio tetap terkendali.

TPK Semarang juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait seperti KSOP, Bea Cukai, Karantina, Kepolisian, TNI AL, serta asosiasi pengguna jasa dan angkutan darat.

Selama periode Nataru, seluruh layanan operasional dan layanan pelanggan dipastikan tetap berjalan guna mendukung kelancaran distribusi logistik di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *