Endang Sarwiningsih Setyawulan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih Setyawulan, bersama Kadisdag Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva.(Dok. BahteraJateng/day)

Walau Harga Cabai Naik, Pemkot Semarang Pastikan Stok Pangan Aman

SEMARANG[BahteraJateng] – Awal Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah harga bahan pangan di pasar tradisional Kota Semarang mulai merangkak naik, terutama cabai rawit.

Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan stok pangan secara umum masih dalam kondisi aman.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih Setyawulan, usai melakukan pemantauan harga bersama jajaran Polrestabes Semarang, Dinas Perdagangan, dan tim terkait di sejumlah pasar tradisional, Jumat (20/2).

Menurutnya, kenaikan signifikan terjadi pada cabai rawit yang naik dari Rp90.000 menjadi Rp95.000 per kilogram.


“Kenaikan ini dipicu faktor distribusi, lantaran tenaga pemetik di daerah penghasil libur pada hari pertama dan kedua puasa. Selain itu, cuaca ekstrem turut memengaruhi proses panen dan kualitas cabai yang rentan busuk,” ujarnya kepada BahteraJateng.

Meski demikian, stok cabai rawit di tingkat petani tercatat masih mencukupi untuk sekitar dua bulan lebih. “Sebenarnya stok aman, hanya distribusinya sempat terhambat,” imbuhnya.

Untuk komoditas lain seperti minyak goreng, bawang merah, daging ayam, dan telur, harga masih berada di kisaran atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemkot Semarang terus melakukan operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah minimal dua kali dalam sepekan.

“Dalam waktu 1–2 hari ke depan, intervensi pasokan cabai juga akan dilakukan bekerja sama dengan Polrestabes, Dinas Perdagangan dan tim siber Ketahanan Pangan guna menstabilkan harga di pasaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *