Perhutani Randublatung Hadiri Grebeg Gunungan Eks-Kawedanan Randublatung
BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Randublatung menghadiri kegiatan perayaan grebeg gunungan Eks-Kawedanan Randublatung meliputi Kecamatan Jati, Kecamatan Randublatung, dan Kecamatan Kradenan, dalam rangka hari jadi Kabupaten Blora ke 276 Tahun 2025 pada Kamis (18/12).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora Arief Rohman beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, Forkopimcam Jati, Forkopimcam Randublatung, dan Forkopimcam Kradenan, Perum Perhutani, dan Instansi terkait se-Kecamatan Randublatung, Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Randublatung, dan Warga Masyarakat.
Plt. Camat Randublatung, Joko Budi Heri Santoso menyampaikan bahwa masyarakat di delapan belas Desa/Kelurahan Wilayah Randublatung telah mengeluarkan gunungan yang merupakan hasil bumi.
“Alhamdulillah, kami dapat support 30 gunungan dari berbagai Instansi dan Masyarakat umum,” ucap Joko Budi.
Gunungan-gunungan ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak, termasuk Pertamina, KBM, KUA, Perhutani, SPPG Grand Saphire, Ponpes Fatimah Az-Zahra, SPBU Wulung, dan SPBU Sambongwangan serta dari Masyarakat.
Bupati Blora, Arief Rohman, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan apresiasi atas kekompakan dan guyub rukun masyarakat Randublatung.
“Ini bentuk wujud syukur kita. Semoga Eks-Kawedanan Randublatung ini Subur, Makmur, dan Sejahtera,” kata Bupati Arief.
Wakil Administratur/KSKPH Randublatung, Bambang Sunarto, mewakili Administratur/KKPH Randublatung, Herry Merkussiyanto Putro, menyampaikan terima kasih masih diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan perayaan grebeg gunungan di Eks-Kawedanan Randublatung.
“Suatu kehormatan dan keberkahan bisa hadir bersama jajaran karyawan dan karyawati KPH Randublatung dan mohon maaf kami tidak bisa memberikan sesuai harapan, tetapi dukungan kami dalam kegiatan ini sebagai bentuk cinta kami kepada Kabupaten Blora. Selamat hari jadi Kabupaten Blora ke 276, Semoga Kabupaten Blora semakin gemah, ripah, adem, ayem, tentrem, guyub, nyawiji mbangun Blora akur makmur misuwur,” tandas Bambang Sunarto.

