Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Pelatihan Ecoprint dan Pembuatan Aksesoris Gantungan di SDN Leyangan
UNGARAN[BahteraJateng] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-22 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan pelatihan pembuatan ecoprint dan aksesoris gantungan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Leyangan, sabtu (22/8/2026).
Koordinator Pendidikan dan Keagamaan (Pendag), Dafa Rizki, menjelaskan metode pelatihan yang dirancang dengan praktik langsung.
“Setelah menjelaskan alur pembuatan serta bahan yang digunakan, kami mengarahkan pra siswa untuk terlibat praktik langsung”, jelasnya.
Lanjutnya, Ia menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam pelatihan. Dengan adanya waktu untuk praktek, pelatihan diharapkan lebih berdampak karena ikut aktif dalam proses pembuatannya.
“Keterlibatan siswa dalam praktek ini diharapkan bisa dipahami dengan mudah dan dapat memberikan pengalaman yang nyata”, sambungnya.
Dafa mengatakan tujuan dari pelatihan ecoprint dan pembuatan aksesoris gantungan sebagai medium yang dapat melatih kreativitas para siswa.
“Kami memanfaatkan pelatihan ini sebagai medium dalam melatih kreativitas para siswa”, ujarnya.
Sejalan dengan tujuan tersebut, Koordinator Desa Posko 6 UIN Walisongo, Umar, menjelaskan pentingnya kreativitas bagi siswa.
“Saya menilai kekreativitasan penting bagi anak untuk berani mengeksplor dunia yang luas ini”, katanya.
Umar berharap dengan adanya pelatihan ini selain bisa menambah kekreativitasan, namun juga dapat membuka potensi para siswa.
“Dengan adanya pelatihan ini, saya juga berharap dapat memperkenalkan dan membuka potensi siswa”, tutupnya.
Penulis: Hikam Mahasiswa KKN UIN Wa;isongo Tim Kominfo KKN Posko 6

