Agustina Dorong Pemanfaatan Inovasi Digital AI untuk Perkuat Pelayanan Publik
SEMARANG[BahteraJateng] — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mendorong penguatan inovasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi tata kelola perkotaan sekaligus menyelesaikan persoalan riil di lapangan.
Agustina menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Semarang Marketing Festival (SMF) 2026 hari kedua atau Corporate Day bertajuk “Winning the Competition in the Age of AI” di Hotel Santika Premiere Semarang pada Selasa (4/8).

Menurut Agustina, pemanfaatan AI di sektor publik harus diarahkan berdasarkan kebutuhan dan nilai yang ingin dibangun pemerintah. Teknologi tersebut tidak boleh sekadar digunakan karena mengikuti perkembangan zaman.
“AI yang kita pakai ini merupakan sarana dan alat. Pada akhirnya, nothing and no one, but the man behind the gun. Jika kita ingin memenangkan teknologi untuk kemajuan, maka AI harus diisi sesuai kebutuhan dan nilai-nilai yang ingin kita bangun,” ujarnya.

Salah satu penerapan AI yang dikembangkan Pemkot Semarang yakni AISSA (AI Solusi Sampah). Sistem tersebut dirancang untuk memantau kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di 35 titik pembuangan sampah (TPS).
Agustina menekankan, penerapan AI membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang mampu mengendalikan dan mengawasi sistem. Keakuratan data serta parameter yang dimasukkan menjadi faktor penting agar teknologi dapat menghasilkan informasi yang tepat.
“AI itu adalah sebuah sistem yang diisi menurut kehendak kita. Kalau kita menggunakan AI informasi dari Google, ya pasti apa yang ada di Google itu dirangkul. Benar, salah, enggak ada yang koreksi,” katanya.
Karena itu, ia meminta penerapan AI di lingkungan pemerintahan terus dievaluasi agar sistem bekerja berdasarkan data dan parameter operasional yang objektif.
Semarang Marketing Festival 2026 merupakan bagian dari The 14th Indonesia Marketing Festival 2026 yang diinisiasi MCorp. Forum tersebut mempertemukan pimpinan industri, praktisi pemasaran, dan birokrat untuk membahas strategi adaptasi serta efisiensi menghadapi perkembangan teknologi AI.
Agustina berharap inovasi digital yang dikembangkan Pemkot Semarang dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung upaya kota menuju Smart City.
“Kota Semarang akan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan berkomitmen menuju jajaran Smart City melalui berbagai inovasi pelayanan publik,” pungkasnya.(sun)

