Dua Bulan Krisis Air Bersih, Polres Semarang Salurkan 60 Ribu Liter ke Warga Kemitir
SEMARANG[BahteraJateng] – Warga Dusun Ngoho, Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, selama sekitar dua bulan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi itu terjadi setelah aliran program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tidak lagi mengalir akibat dampak musim kemarau.
Merespons kondisi tersebut, Polres Semarang menyalurkan 60.000 liter air bersih kepada warga Dusun Ngoho pada Rabu (12/8). Bantuan itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama kekeringan masih berlangsung.

Pendistribusian air dipimpin Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo dengan melibatkan BPBD Kabupaten Semarang, PMI, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, DPRD Kabupaten Semarang, serta komunitas EGS (Eltitusi Gedong Songo).
Sebanyak lima tangki air bersih masing-masing berkapasitas 6.000 liter disiapkan dalam kegiatan tersebut. Distribusi juga diperkuat 30 mobil komunitas EGS yang masing-masing membawa 1.000 liter air untuk mempercepat penyaluran ke titik-titik warga di setiap RW Desa Kemitir.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, mengatakan bantuan tersebut merupakan respons atas informasi mengenai kondisi warga yang sudah sekitar dua bulan kesulitan memperoleh air bersih.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polres Semarang untuk hadir dan peduli kepada masyarakat. Kami mendapatkan informasi bahwa warga di Dusun Ngoho sudah sekitar dua bulan mengalami kesulitan air bersih,” katanya.
Menurut Heru, air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, kepolisian berupaya hadir ketika warga menghadapi persoalan sosial maupun kondisi yang membutuhkan bantuan.
Salah seorang warga Dusun Ngoho, Sutiyah (64), mengaku bantuan tersebut sangat membantu. Selama Pamsimas tidak mengalir, warga terpaksa mengambil air dari masjid untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sudah sekitar dua bulan air Pamsimas tidak mengalir. Selama ini kalau membutuhkan air, kami mengambil dari masjid untuk keperluan sehari-hari. Dengan adanya bantuan air bersih ini kami sangat terbantu,” ujarnya.
Kepala Desa Kemitir Puji Utomo turut mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, pasokan air bersih sangat dibutuhkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kekeringan.
Pendistribusian 60.000 liter air ini menjadi bentuk respons cepat dan sinergi lintas pihak untuk membantu warga terdampak kekeringan sekaligus meringankan beban masyarakat selama pasokan air belum kembali normal.

