Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung
Polda Jawa Tengah menyiagakan helikopter ambulans udara di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang.(Dok. Humas Polda)

Helikopter Ambulans Udara Disiagakan di GT Kalikangkung untuk Antisipasi Kedaruratan

SEMARANG[BahteraJateng] – Polda Jawa Tengah menyiagakan helikopter ambulans udara di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang, guna memperkuat penanganan kondisi darurat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Helikopter tersebut merupakan dukungan dari Direktorat Kepolisian Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri yang disiagakan di helipad Kalikangkung, salah satu pintu utama arus mudik dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah.


Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 mengatakan, keberadaan ambulans udara ini merupakan bagian dari kesiapan Polda Jateng dalam memberikan layanan cepat bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran.

“Penempatan helikopter ambulans udara di kawasan GT Kalikangkung ini merupakan bagian dari kesiapan Polda Jawa Tengah dalam mendukung penanganan darurat selama Operasi Ketupat Candi 2026. Dengan dukungan ambulans udara, penanganan kondisi medis darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Helikopter tersebut diawaki oleh Ipda Irwan sebagai pilot bersama kru lainnya, yakni Ipda Agus T selaku kopilot, Aiptu Maradona dan Briptu Erwin sebagai teknisi, serta Bripda Seno sebagai tenaga kesehatan.

Sebelumnya, tim ambulans udara telah melaksanakan ferry flight dari Pondok Cabe menuju Semarang. Pada Sabtu (14/3/2026), helikopter tersebut tiba dan langsung bersiaga di helipad Kalikangkung untuk mendukung Operasi Ketupat Candi 2026.

Artanto menegaskan, langkah ini merupakan komitmen Polda Jateng untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, Polda Jateng juga mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan Operasi Ketupat Candi jika membutuhkan bantuan petugas.

“Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Tengah dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *