Joko Widodo
Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, saat ditemui dikantornya.(Foto Ist)
|

Joko Widodo Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, mengapresiasi capaian penerimaan pajak daerah Kota Semarang yang telah mencapai 50 persen dari target tahun 2025 pada semester pertama.

Meski demikian, ia menilai masih banyak potensi yang perlu dioptimalkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Jokowi sapaan akrabnya usai rapat kerja Komisi B pada Rabu (29/7). Ia menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif, namun mengingatkan perlunya langkah lanjutan untuk menggali sektor-sektor lain yang masih belum tergarap maksimal.

“Ini capaian yang patut diapresiasi, tetapi masih ada potensi besar yang belum tergarap, seperti parkir, retribusi pasar, pemanfaatan aset daerah, serta pajak hiburan dan reklame,” ujarnya, saat ditemui dikantornya beberapa waktu lalu.

Politisi PKS tersebut menyoroti pentingnya digitalisasi dalam sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah. Menurutnya, penerapan teknologi akan memudahkan pemantauan dan meminimalisasi kebocoran penerimaan.

“Dengan digitalisasi, setiap transaksi bisa tercatat jelas sehingga penerimaan daerah lebih akurat dan akuntabel,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan DPRD agar target PAD sebesar Rp3 triliun dapat tercapai tanpa menambah beban masyarakat. Salah satu usulan konkret adalah pendataan ulang aset daerah dan penertiban sistem parkir serta pengelolaan retribusi pasar.

“Jika sektor-sektor ini dikelola lebih rapi, setiap rupiah bisa dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat nyata bagi warga Kota Semarang,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Joko mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah dengan membayar pajak secara tertib.

“Kesadaran masyarakat menjadi faktor penting. Semakin tertib pembayaran pajak, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan bersama dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *