Ka Basarnas Pantau Siaga SAR Khusus Nataru 2025 di GT Kalikangkung
SEMARANG [BahteraJateng]- Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Kusworo, S.E., M.M., melakukan monitoring Siaga SAR Khusus dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 pada Selasa, 31 Desember 2024.
Didampingi Deputi Operasi dan Siaga, Direktur Kesiapsiagaan, serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Kusworo menggunakan helikopter HR-1301 untuk melakukan pemantauan udara di sepanjang jalur tol dan pantura.

Rombongan berangkat dari Atangsanjaya, Bogor, menuju lokasi monitoring di GT Kalikangkung, Semarang menjadi posko utama tim gabungan.
Posko ini melibatkan personel dari Kansar Semarang, Dirlantas Polda Jateng, Kementerian Perhubungan, dan Jasa Marga. Dalam kunjungannya, Kusworo mendengarkan paparan situasi arus lalu lintas dari Direktur Utama Jasamarga Semarang-Batang dan Dirlantas Polda Jateng.

Kusworo menjelaskan, berdasarkan pantauan udara, arus lalu lintas di tol Semarang-Batang hingga Kalikangkung terpantau lancar tanpa kepadatan berarti.
“Kami melihat bahwa arus lalu lintas sudah normal, landai, tidak ada antrean berarti baik di pintu tol sepanjang pantura hingga Kalikangkung maupun jalur utama pantura,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi Basarnas dengan TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, serta potensi SAR lainnya.
“ami menyiapkan personel terlatih untuk membantu masyarakat yang mengalami masalah selama perjalanan. Personel juga disiagakan di tempat wisata untuk mengantisipasi kemungkinan buruk,” tambah Kusworo.
Sebagai bentuk apresiasi, Kusworo membagikan bingkisan makanan dan minuman kepada petugas gabungan berjaga di posko GT Kalikangkung.
Hal ini, menurutnya, merupakan wujud dukungan kepada petugas berperan penting dalam menjaga kelancaran dan keselamatan selama masa liburan.
Kegiatan ini mencerminkan kesiapan Basarnas dan tim gabungan dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama liburan Nataru 2025.
Dukungan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci sukses dalam menghadapi arus mudik dan balik serta kegiatan masyarakat di tempat wisata. (hen)

