KAI Daop 5 Purwokerto
KAI Daop 5 Purwokerto melakukan pengecekan lintas Slawi–Purwokerto sebagai langkah mitigasi menghadapi musim penghujan, Jumat (22/8).(Foto Ist)
|

KAI Daop 5 Mitigasi Jalur Slawi–Purwokerto Hadapi Musim Hujan

PURWOKERTO[BahteraJateng] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto melakukan pengecekan lintas Slawi–Purwokerto sebagai langkah mitigasi menghadapi musim penghujan.

Kegiatan ini dipimpin langsung Vice President Daop 5 Purwokerto, Gun Gun Nugraha, untuk memastikan jalur kereta api tetap aman sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar.


Lintas Slawi–Purwokerto memiliki panjang 80,988 kilometer dengan frekuensi 82 perjalanan kereta api setiap harinya. Pengecekan pada jalur padat ini dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Gun Gun Nugraha bersama tim menempuh perjalanan menggunakan lori Dresin dengan memeriksa sembilan stasiun, mulai dari Stasiun Slawi, Prupuk, Linggapura, Bumiayu, Kretek, Patuguran, Legok, Karangsari, Karanggandul hingga Purwokerto. Pemeriksaan mencakup kondisi rel, jembatan, fasilitas stasiun, serta sarana pendukung lainnya.


Hasil pengecekan menunjukkan jalur dan prasarana berada dalam kondisi baik. “Dengan kesiapan ini, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keselamatan perjalanan meskipun memasuki musim penghujan,” kata Gun Gun, pada Jumat (22/8).

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyampaikan pengecekan juga difokuskan pada kesiapan ruang kerja dan istirahat petugas.

“Selain jalur, sarana penunjang kenyamanan petugas turut dicek agar mereka tetap sehat dan prima menjalankan tugas,” ujarnya.

Selain itu, KAI Daop 5 memperbarui signage keselamatan di sejumlah stasiun maupun kantor KUPT lintas, meliputi peta evakuasi, nomor telepon darurat, hingga informasi penting lainnya.

“Langkah mitigasi ini merupakan komitmen KAI Daop 5 dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang senantiasa memilih kereta api sebagai moda transportasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *