Bupati Kudus Sam’ani Intakoris
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjenguk keluarga warga Kudus yang menjadi korban KM Virgo Transport 8, Senin (21/9). (Dok. Diskominfo Kudus)
|

Keluarga Warga Kudus Korban Virgo 8 Menunggu Kabar, Pemkab Janjikan Pendampingan

KUDUS[BahteraJateng] – Kecemasan sekaligus harapan masih dirasakan keluarga empat warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8. Kapal tersebut tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9).

Salah satu keluarga yang masih menunggu kepastian adalah keluarga Yusuf Fahrizal dan M. Adam Assegaf. Keduanya merupakan kakak-adik yang bekerja dalam pengiriman barang dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan menumpang KM Virgo Transport 8. Hingga kini, keduanya dinyatakan belum ditemukan.

Selain Yusuf dan Adam, dua warga Kudus lainnya juga tercatat sebagai penumpang KM Virgo Transport 8. Mereka yakni Riski Ananta Aguesena, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, dan Kumaedi, warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo. Dengan demikian, terdapat empat warga Kudus yang masuk dalam manifes kapal tersebut.

Di tengah penantian keluarga, Bupati Kudus Samani Intakoris bersama jajaran organisasi perangkat daerah, unsur Forkopimda, dan Baznas Kabupaten Kudus mendatangi keluarga korban pada Senin (21/9).

Kunjungan tersebut tidak hanya untuk menyampaikan keprihatinan, tetapi juga memberikan dukungan kepada keluarga yang masih menunggu perkembangan pencarian. Pemkab menyatakan perhatian dan pendampingan terhadap keluarga korban akan terus diberikan selama proses penanganan berlangsung.

“Kami turut prihatin dengan musibah yang dialami keluarga. Saat ini yang terpenting adalah terus berdoa dan berharap seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat, ada empat warga Kudus yang terdaftar dalam manifest kapal,” ujar Samani.

Pemkab Kudus juga menyatakan akan terus mengikuti perkembangan operasi pencarian. Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar informasi mengenai empat warga Kudus dapat segera diketahui keluarga. Bersama perwakilan dari Baznas, bupati turut menyerahkan bingkisan kepada keluarga korban.

“Semoga bingkisan ini bisa sedikit membantu dari Baznas dan Pemkab. Mari bersama-sama terus berdoa, semoga seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat dan keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” kata Samani.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *