Hakim Pengawas Pengadilan Niaga Semarang saat rapat kreditur dalam kepailitan PT Sri Rejeki Isman (Sritex), Jumat (28/2). Dok
|

Kepailitan Sritex Berlanjut ke Pemberesan Utang

SEMARANG [BahteraJateng]- Kepailitan PT Sritex akan berlanjut ke pemberesan utang oleh kurator setelah rencana pelaksanaan going concern atau keberlanjutan usaha perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara itu tidak mungkin dilakukan.

Hakim Pengawas Pengadilan Niaga Semarang, Haruno Patriadi menjelaskan, tidak mungkin dijalankan going concern dengan kondisi telah dipaparkan oleh kurator maupun debitur pailit.


“Kesepakatan itu diambil berdasarkan atas kondisi-kondisinyang telah disampaikan oleh kurator maupun debitur pailit,” ujar dia, dalam apat kreditur dalam kepailitan PT Sri Rejeki Isman (Sritex), Jumat (28/2).

PT Sritex, kata dia, sebagai debitur pailit falam kondisi insolven atau tidak memiliki cukup dana untuk melunasi utang.


Kurator dalam kepailitan PT Sritex, Denny Ardiansyah mengungkapkan, keputusan tidak ada keberlanjutan usaha didasarkan atas waktu 21 hari diberikan untuk berdiskusi dengan debitur pailit. “Terdapat beberapa pertimbangan untuk tidak melanjutkan usaha PT Sritex, seperti modal kerja tidak ada, kebutuhan tenaga kerja, biaya produksi tinggi, hingga dikhawatirkan justru akan mengakibatkan kerugian harta pailit,” kata dia.

Dia mengatakan, kurator akan melakukan eksekusi terhadap harta pailit untuk selanjutnya dilakukan penaksiran harga oleh akuntan independen. Harta pailit sudah ditaksir harganya akan dilelang untuk melunasi pembayaran utang.

Dalam rapat kreditur, kata dia, kurator telah menyampaikan daftar harta pailit tepat ditelusuri dan dicatat.

Direktur Utama PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto menyebutkan, hasil rapat kreditur ini memang tidak sesuai dengan kata hati diharapkan.

“Sebagai warga negara taat hukum menyatakan menghormati putusan pengadilan,” kata dia.

Iwan melanjutkan, akan kooperatif dan bekerja sama dengan kurator agar proses pemberesan dapat berjalan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *