Keseruan Festival Permainan Tradisional Ajak Siswa SD Tinggalkan Ponsel
MAGELANG[BahteraJateng] – Suasana berbeda tampak di SD Negeri 01 Sukodadi, Desa Sukodadi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang pada Jumat (7/8). Sejak pagi, halaman sekolah yang biasanya sepi mendadak riuh oleh tawa dan teriakan semangat para siswa yang mengenakan seragam olahraga. Mereka tengah mengikuti Festival Permainan Tradisional yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNNES GIAT 16.
Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi tampak antusias mengikuti rangkaian permainan tradisional yang telah disiapkan. Semangat mereka terpancar jelas dari sorak-sorai dan tangan yang saling terangkat ke udara, menandakan kegembiraan yang tulus dari sebuah permainan sederhana namun sarat makna.

“Seru banget, capek tapi seneng soalnya main bareng-bareng,” ucap salah satu siswa yang bernama Raihan, mewakili kegembiraan teman-temannya yang lain.
Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan yang digagas oleh Muhammad Zidan Albar, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, dan turut didukung penuh oleh Tim KKN GIAT UNNES 16 yang bertugas di Kecamatan Bandongan.

Zidan, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa ide program ini lahir dari keprihatinannya melihat kondisi anak-anak zaman sekarang yang lebih sering menghabiskan waktu bermain ponsel ketimbang bermain bersama teman sebaya. Padahal, permainan tradisional menyimpan nilai kebersamaan dan keseruan yang sulit ditemukan dalam layar ponsel.
Program ini kami harapkan bisa menjadi langkah awal agar anak-anak masih mau bermain permainan tradisional yang seru dan penuh kebersamaan, sekaligus supaya permainan tradisional ini tidak punah tergerus zaman,” ujarnya.
Pihak sekolah turut menyambut hangat kehadiran program ini. Dukungan penuh diberikan sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan, karena dinilai sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang aktif, kompak, dan gembira bermain bersama teman-temannya.
Festival Permainan Tradisional ini juga guna menyasar capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa poin ke-4, yaitu Pendidikan Desa Berkualitas. Melalui pendekatan yang menyenangkan, mahasiswa KKN berupaya menanamkan nilai pendidikan karakter, kerja sama, dan pelestarian budaya lokal sejak usia dini. (day)

