Pembukaan MTQ Nasional XXXI
Kemeriahan pertunjukan seni budaya dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI di lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (12/9).(Dok. Humas Pemprov)

Meriah dan Bikin Terpukau, Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian

SEMARANG[BahteraJateng] — Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9) malam, menuai pujian dari peserta, pembina kafilah, hingga masyarakat.

Perhelatan tersebut dinilai mampu memadukan syiar agama, seni budaya, hiburan, dan semangat persaudaraan dalam satu rangkaian acara. Kemeriahan pembukaan juga disebut memberikan pengalaman berbeda bagi para kafilah dari 37 provinsi.

Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Muhlasin, menilai penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah lebih meriah dibanding pelaksanaan sebelumnya. Ia juga mengapresiasi lokasi dan fasilitas yang disiapkan.

“Kegiatan MTQ di Jawa Tengah ini saya kira lebih meriah daripada yang sebelumnya. Fasilitasnya juga begitu luas. Audionya juga begitu kencang,” ujar Muhlasin.

Pelatih dan Pembina MTQ Cabang Maluku Utara, Umar Mukhtar, mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat sejak tiba di Jawa Tengah. Menurutnya, suasana religius juga sangat terasa selama berada di wilayah tersebut.

“Kita lihat kondisi masyarakatnya begitu menyatu. Dalam perjalanan kita lihat suasana, nilai Islamnya sangat tinggi sekali,” katanya.Pembukaan MTQ Nasional XXXI

Pimpinan Kafilah Lampung, Haji Makmur, juga memuji antusiasme masyarakat. Namun, ia menilai MTQ bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan momentum memperkuat persaudaraan dan sportivitas.

Sementara warga, Puji, mengaku terpukau menyaksikan pembukaan tersebut. “Keren banget, baru kali ini melihat acara sekeren ini,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan MTQ bukan hanya milik para kafilah, tetapi juga seluruh masyarakat. Pembukaan dikemas melalui defile 37 provinsi, tari Rato Jaroeh, tari kolosal Kisah Tanah Jawi, serta penampilan religi Opick.

“MTQ Nasional ini tidak hanya sukses penyelenggaraannya, tetapi juga memancarkan kedamaian dan kebersamaan untuk Indonesia,” kata Luthfi.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *