“Pedas Level Up!”
Ide cerita film pendek “Pedas Level Up!” karya Segi Film terpilih sebagai penerima Lawang Sewu Film Fund dalam ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026.(Dok. Humas Pemkot)

“Pedas Level Up!” Raih Dana Produksi Rp50 Juta, LOFF 2026 Dorong Sineas Angkat Isu Ketahanan Pangan

SEMARANG[BahteraJateng] — Ide cerita film pendek “Pedas Level Up!” karya Segi Film terpilih sebagai penerima Lawang Sewu Film Fund dalam ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Karya bertema ketahanan pangan dan lingkungan hidup itu menyisihkan 31 proposal dan berhak mendapatkan dana produksi sebesar Rp50 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari mengatakan, “Pedas Level Up!” dinilai dewan juri memiliki gagasan yang segar dan relevan dengan isu ketahanan pangan.


“Ide cerita ‘Pedas Level Up!’ dinilai dewan juri sangat segar dan relevan dalam mengangkat isu ketahanan pangan. LOFF 2026 menjadi ruang pembinaan bagi sineas untuk mengembangkan gagasan hingga menghasilkan karya yang siap dipertemukan dengan publik,” ujar Indriyasari baru-baru ini.

Menurutnya, Lawang Sewu Film Fund tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan sineas muda. Pendampingan diberikan mulai dari pengembangan ide, proses produksi, hingga promosi karya kepada masyarakat.


Sebelum penerima dana ditetapkan, delapan tim finalis mengikuti Workshop & Mini Lab pada 30 Juli–1 Agustus 2026 di Hotel Dafam Semarang. Mereka mendapatkan pembekalan dan pendampingan intensif dari sejumlah praktisi perfilman nasional, antara lain Hanung Bramantyo, Yandy Laurens, Aline Jusria, Rayner Wijaya, Mike David Adi, Wimba Hinu Satama, Andrea Suwito, Gerry Junus, dan Haris Yuliyanto.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan dukungan terhadap sineas muda merupakan bentuk investasi budaya sekaligus upaya membangun ekosistem sinema di Kota Semarang.

“Kota Semarang terus membuka ruang kreatif bagi generasi muda. Melalui ajang Lawang Sewu Short Film Festival, kita ingin melahirkan sineas yang mampu membawa potensi daerah, budaya, dan isu-isu strategis seperti lingkungan hidup ke panggung dunia,” katanya.

Selain Lawang Sewu Film Fund, LOFF 2026 masih membuka Open Submission Kompetisi Film Pendek hingga 1 September 2026. Kesempatan tersebut terbuka bagi sineas dari berbagai daerah untuk mengirimkan karya terbaiknya.

Indriyasari mengajak para sineas memanfaatkan kesempatan tersebut dan menjadi bagian dari semangat “Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *