TPA Temurejo Kabupaten Blora
TPA Temurejo Kabupaten Blora, insert Sub Koordinator Pengelolaan Sampah DLH Blora, Lindung Arum Setyawan.(Dok. BahteraJateng/PI)

Pengelolaan Sampah, Tanggung Jawab Bersama

BLORA[BahteraJateng] – Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama dan diharapkan pengelolaannya mulai dari rumah tangga dengan cara memilah sampah organik maupun anorganik sebelum berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Hal tersebut disampaikan Sub Koordinator Pengelolaan Sampah DLH Blora, Lindung Arum Setyawan pada Selasa (10/2).


Lindung menyampaikan terkait TPA Temurejo Kabupaten Blora yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora dan menjadi muara berkumpulnya sampah warga.

“Sampah yang kami angkut ke TPA Temurejo, perhari 30 ton. Baik sampah organik maupun anorganik. Dan kapasitas TPA, Cell aktif seluas 1,2 hektare,” ujar Lindung pada bahterajateng.


Lebih lanjut Lindung menyampaikan bahwa TPA Temurejo diperkirakan akan penuh dalam lima tahun kedepan.

“Perkiraan penuh lima tahun ke depan. Kalau dari aturan yang ada, penumpukan sampah dengan tiga tingkat, maksimal ketinggian lima meter, seperti membentuk piramida,” lanjut Lindung.

Dalam pemilahan sampah, DLH Kabupaten Blora bekerjasama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang beranggotakan masyarakat sekitar TPA dan bersama-sama membentuk bank sampah induk sebagai bagian dari ekonomi sirkular.

“Untuk sampah organik dapur, kami buat kompos dan pakan magot (ulat lalat BSF, red.), sedangkan sampah anorganik, dikumpulkan oleh KSM yang beranggotakan masyarakat sekitar TPA, dan dikumpulkan di bank sampah induk,” kata Lindung.

Lindung berharap, pemilahan sampah dimulai dari rumah tangga, karena pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab DLH, tetapi tanggung jawab bersama, dan masyarakat didorong untuk membentuk bank sampah dilingkungan sekitar.

Ditempat terpisah, Koordinator Petugas Kebersihan DLH Kabupaten Blora, Sriyono menyampaikan jumlah tenaga dan armada yang mendukung pengumpulan sampah masyarakat.

“Jumlah petugas kebersihan, penyapu jalan 45 orang, petugas roda tiga 8 orang, petugas armada roda empat 18 orang, dan untuk armadanya, dump truk 2 unit, arm roll 5 unit, serta roda tiga 7 unit,” pungkas Sriyono.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *