Perhutani Blora Persiapan Tanam 2026
Perhutani KPH Blora melaksanakan Monev persiapan tanaman tahun 2026 di petak 58B, RPH Kalonan, BKPH Kalonan pada Selasa (22/9).(Dok. KPH Blora)

Perhutani Blora Laksanakan Monev Persiapan Tanam 2026

BLORA[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Blora melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) persiapan tanaman tahun 2026 di petak 58B, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kalonan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalonan pada Selasa (22/9).

Kegiatan yang diikuti oleh Wakil Administratur/KSKPH Blora, Kasi Madya PSDH KPH Blora, Asper/KBKPH Kalonan, KSS PSDH KPH Blora, KRPH Kalonan, Kaur Teknik Kehutanan BKPH Kalonan, serta mandor tanam tersebut, dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum pelaksanaan kegiatan penanaman sehingga seluruh tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Lokasi yang menjadi sasaran Monev merupakan areal tanaman rutin dengan luas 10,7 hektare dan direncanakan menggunakan jarak tanam 3×3 meter dengan jenis tanaman Jati Plus Perhutani (JPP) SP.

Administratur/KKPH Blora melalui Wakil Administratur/KSKPH Blora, Teguh Yuli Anggoro, menyampaikan bahwa Monev dilaksanakan dengan melihat secara langsung berbagai aspek persiapan lapangan, mulai dari kesiapan batas areal tanaman hingga persiapan lubang tanam.

“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi tanaman. Persiapan tanaman mulai dari pemasangan pal batas lokasi tanaman, plang tanaman, pemasangan acir, serta pembuatan lubang yang baik sesuai aturan yang ada akan mendukung keberhasilan tanaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teguh mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan secara tepat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan penanaman, selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lapangan.

“Kegiatan Monev juga menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana tahapan persiapan tanaman telah dilaksanakan. Dengan monitoring secara langsung, apabila masih terdapat kekurangan di lapangan dapat segera dilakukan perbaikan sebelum kegiatan penanaman dilaksanakan,” lanjutnya.

Sementara itu, ketua KTH Sido Mulyo, Desa Tinapan, Loso menyampaikan komitmennya untuk turut mendukung keberhasilan tanaman di lokasi tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya siap membantu dalam pelaksanaan kegiatan dan menjaga tanaman agar dapat tumbuh dengan baik demi keberhasilan tanaman sekaligus menjaga kelestarian hutan.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *