Perhutani Kebonharjo Sinergi PPL
Perhutani KPH Kebonharjo melalui BKPH Tawaran memperkuat sinergi dengan PPL Desa Mrayun, Kecamatan Sale, melalui kegiatan koordinasi, Jumat (24/7).(Dok. KPH Kebonharjo)

Perhutani Kebonharjo Perkuat Sinergi dengan PPL untuk Dampingi Petani Sekitar Hutan

REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani KPH Kebonharjo melalui BKPH Tawaran memperkuat sinergi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Mrayun, Kecamatan Sale, melalui kegiatan koordinasi yang digelar pada Jumat (24/7).

Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan program pendampingan bagi masyarakat yang mengelola lahan di sekitar kawasan hutan agar produktivitas pertanian meningkat tanpa mengabaikan kelestarian hutan.


Administratur KPH Kebonharjo yang diwakili Asper/KBKPH Tawaran, Junaedi, mengatakan koordinasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat komunikasi antara Perhutani dan PPL dalam pelaksanaan program di lapangan.

Menurutnya, pemanfaatan kawasan hutan oleh masyarakat harus dilakukan secara produktif, ramah lingkungan, dan tetap menjaga fungsi hutan. Karena itu, kolaborasi dengan penyuluh pertanian dinilai penting agar pendampingan kepada petani berjalan lebih efektif.


“Koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk mempererat komunikasi dan menyelaraskan langkah lapangan antara Perhutani dengan pihak penyuluh pertanian. Kami ingin memastikan bahwa pemanfaatan kawasan hutan oleh masyarakat sekitar berjalan secara produktif, ramah lingkungan, serta tetap menjaga kelestarian fungsi hutan itu sendiri,” ujar Junaedi.

Sementara itu, PPL Desa Mrayun, Dwi Sularsih, menegaskan sinergi antara PPL dan Perhutani diperlukan agar pembinaan kepada petani, khususnya penggarap lahan di sekitar kawasan hutan, dapat dilakukan secara terpadu.

Ia menyebut komunikasi yang baik akan membantu mengarahkan petani menerapkan pola tanam yang lebih efisien sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan kehutanan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati sejumlah langkah bersama. Di antaranya menyelaraskan pendampingan kepada kelompok tani dan masyarakat sekitar hutan, mengoptimalkan pengembangan komoditas pertanian yang ramah lingkungan, serta memperkuat komunikasi lintas sektor secara berkala.

Melalui koordinasi ini, Perhutani dan PPL berharap pengelolaan lahan di sekitar kawasan hutan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga lingkungan. Sinergi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu mewujudkan kawasan hutan yang tetap lestari dengan masyarakat sekitar yang semakin sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *