Perhutani Mantingan Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Hadapi Puncak Musim Kemarau
REMBANG[BahteraJateng] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan bersama jajaran TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Wisata Kartini Mantingan, Kabupaten Rembang pada Sabtu (18/7).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Apel dipimpin Administratur/KKPH Mantingan Rohasan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bulu Polres Rembang Iptu Wargo Susilo, Danramil 05/Bulu Kodim 0720/Rembang Kapten Supartono, Kabid Damkar BPBD Rembang Erwin Rahadyan, jajaran Asper/KBKPH KPH Mantingan, KRPH, serta Mandor Polter.
Dalam amanatnya, Rohasan mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
“Saat ini kita sudah mulai menghadapi puncak musim kemarau. Ada satu yang harus kita waspadai bersama, utamanya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu kami menghimbau kepada semua untuk mulai peduli dan mewaspadai potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebakaran hutan dapat menimbulkan kerugian besar, terutama jika terjadi di kawasan tanaman tebu. Menurutnya, kebakaran dapat menyebabkan harga jual tebu di pabrik gula turun hingga 50 persen, sementara biaya tebang, muat, dan angkut meningkat serta tonase hasil panen menurun.
Kapolsek Bulu Iptu Wargo Susilo mengatakan apel siaga bertujuan meningkatkan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun permukiman.
Sementara itu, Danramil 05/Bulu Kapten Supartono menegaskan TNI siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanganan karhutla sesuai arahan Dandim 0720/Rembang.
Pada sesi evaluasi, Kabid Damkar BPBD Rembang Erwin Rahadyan menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) saat proses pemadaman, khususnya pakaian tahan panas dan masker, mengingat paparan asap dapat membahayakan kesehatan bahkan berisiko menyebabkan kematian.(day)

