PRIMA DMI Jateng Perkuat Kelembagaan Organisasi Cegah Krisis Keumatan
SEMARANG[BahteraJateng] – Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Tengah menggelar Diskusi Kader Masjid bertema “Penguatan Kelembagaan Organisasi untuk Membangun Ketahanan Umat dan Mencegah Krisis Keumatan yang Berkelanjutan” di Semarang pada Minggu (28/6). Kegiatan ini menjadi forum untuk memperkuat kapasitas organisasi remaja masjid sekaligus merumuskan program pemberdayaan umat.
Ketua Umum PW PRIMA DMI Jateng, Miftah Nur Khayanto, mengatakan penguatan kelembagaan menjadi langkah penting agar remaja masjid mampu menjawab tantangan sosial dan keagamaan yang semakin kompleks.
“Masjid harus kembali difungsikan bukan hanya sebagai tempat ibadah mahdhah, melainkan sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat. Melalui diskusi ini, kami berharap kader-kader PRIMA DMI mampu menjadi katalisator dalam membangun ketahanan umat sekaligus menjadi garda terdepan mencegah berbagai krisis keumatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo melalui Bidang 3. Kolaborasi itu diarahkan untuk menyelaraskan program pembinaan kader masjid dengan penguatan wawasan kebangsaan, toleransi, serta pencegahan penyebaran paham yang berpotensi memecah persatuan.
Dalam forum tersebut, peserta yang berasal dari berbagai kader remaja masjid di Jawa Tengah berdiskusi menyusun program kerja yang adaptif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan masjid masing-masing.
PW PRIMA DMI Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membina generasi muda Islam melalui penguatan kelembagaan organisasi.
Upaya itu diharapkan mampu menjadikan masjid sebagai pusat lahirnya pemimpin muda yang memiliki wawasan keislaman, kebangsaan, dan kepedulian terhadap persoalan umat di masa mendatang.

