Program Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Agustin-Iswar Dinilai Lebih Variatif dan Implementatif
SEMARANG[BahteraJateng] – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin (Agustin-Iswar), menawarkan program-program yang lebih implementatif dan inovatif dalam perbaikan tata kelola pemerintahan.
Beberapa program unggulan Agustin-Iswar, seperti Musrenbang tingkat RT dan tematik, menunjukkan pendekatan yang mendekatkan proses perencanaan pembangunan langsung ke masyarakat tingkat bawah.

Dana bantuan operasional kas RT sebesar Rp25 juta per tahun menjadi salah satu inovasi yang menarik perhatian, diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Kota Semarang.
Menurut Ronny Maryanto dari KP2KKN, program Agustin-Iswar mencakup aspek yang lebih luas dibanding pasangan calon lainnya, seperti mewajibkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di semua OPD, penguatan fungsi APIP, dan keterbukaan informasi anggaran.

“Mereka (Agustin-Iswar) juga mengusulkan integrasi berbagai aplikasi layanan menjadi satu portal untuk meningkatkan efisiensi birokrasi dan mempercepat respon pengaduan masyarakat melalui aplikasi berbasis admin,” ujar Ronny.
Poin Kunci Program Agustin-Iswar:
1. Musrenbang Tingkat RT dan Tematik
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
Dana RT diarahkan untuk pemerataan pembangunan di semua wilayah.
2. Zona Integritas
Targetkan semua OPD menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
3. Kolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH)
Memastikan akuntabilitas dalam realisasi anggaran.
4. Pendidikan Antikorupsi
Melibatkan KPK dan komunitas antikorupsi dalam sosialisasi.
5. Meritokrasi ASN
Mendorong manajemen ASN berbasis kinerja.
6. Digitalisasi dan Respons Cepat
Integrasi aplikasi layanan dan penyelesaian pengaduan berbasis aplikasi terpadu.
Meski paslon 02 juga menawarkan program perbaikan tata kelola, Ronny menilai pendekatan mereka lebih normatif dibanding Agustin-Iswar. Kelebihan Iswar sebagai seorang birokrat menjadi nilai tambah yang signifikan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Program-program Agustin-Iswar tidak hanya menunjukkan visi yang jelas, tetapi juga fokus pada implementasi nyata. Dengan demikian, pasangan ini dianggap lebih siap untuk membawa perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan di Kota Semarang.(sun)

