Realisasi Kinerja OPD Pemkab Sleman Triwulan I Masih Rendah
YOGYAKARTA[BahteraJateng] – Realisasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sleman pada triwulan pertama tahun 2026 tercatat masih berada di bawah target. Dari target 19,92 persen, capaian rata-rata baru menyentuh angka 17,34 persen.
Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sleman dalam forum evaluasi bersama seluruh OPD yang digelar di Ruang Sembada Sekretariat Daerah (Setda) Sleman pada Selasa (14/3).

Bupati Sleman Harda Kiswaya, menilai capaian tersebut perlu segera diperbaiki agar tidak berdampak pada target pembangunan secara keseluruhan. Ia menekankan pentingnya percepatan kinerja serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah.
“Kalau sampai triwulan pertama target belum tercapai, ini harus jadi perhatian serius untuk segera diperbaiki,” ujarnya.
Menurut Harda, seluruh OPD memiliki keterkaitan dalam pelaksanaan program, sehingga kolaborasi menjadi kunci dalam mengejar ketertinggalan capaian kinerja.
“Karena kita bekerja secara kolaboratif, antarperangkat daerah saling terkait. Jadi perlu ada penguatan kerja sama,” katanya.
Selain itu, Pemkab Sleman juga membuka opsi evaluasi berbasis kinerja, termasuk kemungkinan penerapan sanksi bagi OPD yang tidak mencapai target, seperti penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Di sisi lain, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan (Adpem) Sleman, Dona Saputra Ginting menjelaskan bahwa capaian triwulan pertama yang belum optimal tidak selalu mencerminkan kegagalan program.
Ia menyebut, sejumlah kegiatan terutama yang berkaitan dengan pembangunan fisik memang direncanakan untuk direalisasikan pada periode akhir tahun.
“Beberapa OPD memang pelaksanaannya tidak merata tiap triwulan. Ada yang baru bisa maksimal di akhir tahun,” jelasnya.
Faktor cuaca juga turut memengaruhi realisasi program, khususnya pada sektor pekerjaan umum yang sangat bergantung pada kondisi lapangan.
“Misalnya saat musim hujan, pekerjaan fisik tentu tidak bisa berjalan optimal, sehingga biasanya dijadwalkan di akhir tahun,” imbuhnya.
Meski demikian, Pemkab Sleman menegaskan bahwa seluruh OPD tetap dituntut untuk meningkatkan ketelitian dan perencanaan agar target kinerja tahunan dapat tercapai secara maksimal.(day)

