Satupena Temanggung, audiensi dengan Wakil Bupati Temanggung, drg. Nadia Muna, Kamis (6/3).(Foto Ist)
| |

Tradisi Baca Puisi Heroik di Jembatan Kali Progo Diusulkan Jadi Agenda Resmi HUT RI di Temanggung

TEMANGGUNG[BahteraJateng] – Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena Kabupaten Temanggung mengusulkan agar tradisi pembacaan puisi heroik di Jembatan Kali Progo, Kranggan, menjadi agenda resmi dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI tingkat kabupaten.

Usulan ini disampaikan oleh Ketua Satupena Temanggung, Wiwik Hartati, saat audiensi dengan Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna, di ruang kerjanya, Kamis (6/3).


Menurut Wiwik, pembacaan puisi heroik dalam malam tirakatan peringatan HUT RI merupakan bentuk penghormatan kepada ribuan syuhada yang gugur dalam pertempuran melawan serdadu Belanda pada masa perang kemerdekaan (1947–1949). Hingga kini, kegiatan ini masih terbatas pada tingkat Kelurahan Kranggan.

Pengarah Satupena Temanggung, Roso Titi Sarkoro, menambahkan bahwa usulan serupa pernah disampaikan kepada Bupati dan Ketua DPRD Temanggung saat malam tirakatan HUT RI 2023. Ketua DPRD Juniyanto kala itu menyatakan kesediaannya mendukung, namun hingga kini belum terealisasi.


Audiensi Satupena kali ini awalnya dijadwalkan bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati secara bersamaan. Namun, karena padatnya agenda, Bupati Agus Setiawan, tidak dapat hadir.

“Mohon izin, Pak Agus berhalangan menemui teman-teman Satupena,” ujar Wabup Nadia Muna.

Lebih lanjut, Wabup menyampaikan apresiasi Bupati terhadap keberadaan Satupena Temanggung. Ia menegaskan bahwa semua masukan akan ditampung dan dikoordinasikan dengan dinas terkait.

Selain pembacaan puisi heroik, Satupena juga kembali mengusulkan agar Pemkab Temanggung mengajukan Kiyai Soebchi sebagai Pahlawan Nasional kepada Pemerintah RI.

Mereka juga menyoroti pentingnya penataan Parakan sebagai Kota Budaya dan pembenahan Sasana Budaya di Maron, yang saat ini terganggu oleh bau tidak sedap dari armada sampah yang beroperasi di sekitar kompleks tersebut.

Perbincangan antara Wabup Nadia dan delegasi Satupena berlangsung dalam suasana akrab. Hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua Satupena Rahmadhani Kaf, Sekretaris Kiki Hidayah, Bendahara Ulul Azmi, serta anggota Husmas Ida Murid Darmanto, Muhisom Setiaki, dan Heni Susilowati.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *