FEBI UIN Salatiga Laksanakan Audit Mutu Internal Berbasis Sistem Penjaminan Mutu Internal
SALATIGA[BahteraJateng] – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) berbasis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Rabu (21/10). Kegiatan yang berlangsung di Aula FEBI UIN Salatiga.
“AMI merupakan bagian dari upaya fakultas untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, memastikan pelaksanaan standar pendidikan tinggi, dan membangun budaya mutu yang berkelanjutan,” kata Dekan FEBI UIN Salatiga, Prof. Agus Waluyo, di Salatiga pada Rabu (21/10).
Menurutnya, AMI menjadi sarana penting untuk mengevaluasi tata kelola, kurikulum, proses pembelajaran, dan layanan akademik. Sebagai salah satu instrumen evaluasi dalam siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP), pelaksanaan AMI diarahkan untuk memastikan kesesuaian antara standar mutu yang telah ditetapkan dan implementasinya dalam penyelenggaraan pendidikan.
Selain itu, lanjutnya, juga
merupakan bagian dari tanggung jawab institusi untuk memastikan mahasiswa memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, karena itu penjaminan mutu harus memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa sebagai penerima utama layanan pendidikan tinggi.
Dia menambahkan, AMI bukan sekadar kegiatan evaluasi atau pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bagian dari komitmen untuk melayani mahasiswa dengan lebih baik. Setiap proses perlu ada evaluasi, mulai dari kurikulum, pembelajaran, hingga layanan akademik .
Semua itu, ujarnya, pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan yang dirasakan oleh mahasiswa. Karena itu, hasil audit harus menjadi dasar bagi perbaikan yang nyata dan berkelanjutan. Proses AMI dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.
Dikatakan, Tim auditor internal UIN Salatiga bersama pengelola fakultas dan program studi melakukan diskusi, memverifikasi dokumen, serta meninjau bukti pelaksanaan standar mutu. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan peluang perbaikan dalam pengelolaan pendidikan tinggi.
Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga, Dr. Nafis Irkhami, mengatakan AMI memiliki peran strategis dalam memastikan keberlangsungan implementasi SPMI melalui siklus PPEPP.
Menurutnya, audit tidak hanya berfungsi untuk menilai kesesuaian pelaksanaan standar, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong perbaikan mutu secara sistematis dan terukur.
“Melalui SPMI, kita ingin memastikan bahwa setiap standar yang ditetapkan benar-benar dilaksanakan, dievaluasi, dan ditindaklanjuti. Dengan demikian, budaya mutu tidak berhenti sebagai komitmen tertulis, tetapi menjadi bagian dari praktik penyelenggaraan pendidikan sehari-hari,” jelasnya
Dengan terselenggaranya AMI, FEBI UIN Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan menyediakan pendidikan tinggi berkualitas yang relevan, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat global.(day)

