Kampung Batik Rejomulyo
Wali Kota Semarang, Agustina saat meninjau Kampung Batik Rejomulyo dalam rangkaian kegiatan Temu Warga Lokal Semarang Timur, Minggu (25/1).(Dok. Humas Pemkot)

Agustina Gelar Workshop untuk Perkuat Wisata Kampung Batik Rejomulyo

SEMARANG, Berita Merdeka Online – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga keberlanjutan Kampung Batik Rejomulyo sebagai sentra batik ramah lingkungan sekaligus penguat identitas Batik Semarang.

Hal itu disampaikan saat meninjau Kampung Batik Rejomulyo dalam rangkaian kegiatan Temu Warga Lokal Semarang Timur pada Minggu (25/1).

Agustina mengapresiasi pengelolaan kawasan produksi batik yang telah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Fasilitas tersebut memungkinkan proses membatik menggunakan pewarna alam sehingga lebih ramah lingkungan.

“Ini keren, karena sudah diniatkan untuk produksi batik dengan pewarna alam dan tetap menjaga lingkungan,” ujar Agustina.

Selain produksi, ia juga menyoroti upaya pelestarian sejarah Batik Semarang melalui gagasan menghadirkan museum batik yang menampilkan replika batik Semarang sejak era 1800–1900-an. Menurutnya, museum tersebut akan menjadi nilai tambah sebagai sarana edukasi bagi wisatawan.

Agustina menambahkan, revitalisasi Kampung Batik Rejomulyo menjadi kado 20 tahun sejak kawasan tersebut dikembangkan pada 2006. Penataan ulang membuat kawasan lebih tertata, ruang pamer lebih bersih, dan lingkungan lebih representatif bagi perajin dan pengunjung.

Pemkot Semarang, lanjutnya, akan terus mendorong promosi kawasan agar semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya.

“Tugas pemerintah adalah meng-endorse supaya wisatawan datang, belanja aman dan nyaman, lalu kembali lagi,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *